Nevan, seorang karakter Antagonis dalam sebuah buku novel yang jatuh cinta kepada pembacanya sendiri?
Dalam dunia fiksi, Nevan, tokoh antagonis misterius dalam sebuah novel populer, mendambakan sesuatu yang lebih dari sekadar halaman-halaman yang mengikatnya. Keinginannya bukan untuk penaklukan atau kekuasaan, tapi untuk mendapat kesempatan bertemu Lily, pembaca setia yang telah menghidupkannya dengan imajinasinya.
Dari sebatas ceritanya, Nevan menyaksikan kehidupan Lily terungkap, hatinya sangat ingin keluar dari buku dan memasuki dunianya. Ia rindu dan teringin merasakan hangatnya kehadirannya, mendengar suaranya, dan menyentuh tangannya. Namun dunia mereka terpisah, dan penghalang di antara mereka tampaknya tidak dapat diatasi.
Meski pertemuan mereka tidak mungkin terjadi, Nevan tetap teguh, pandangannya selalu tertuju pada Lily. Dia memimpikan hari ketika dunia mereka akan selaras, dan dia akan mampu keluar dari bayang-bayang dan masuk ke dalam kenyataan. Sampai saat itu tiba, ia tetap menjadi tawanan narasinya sendiri, karakter yang mendambakan kehidupan di luar batas ceritanya.
[ H I A T U S ]
Aqeela nggak pernah menyangka hidupnya bisa berubah hanya karena membaca sebuah novel.
Seketika, dia terbangun di dunia fiksi-bukan sebagai tokoh utama, melainkan sebagai antagonis yang harus berakhir tragis.
Lebih buruknya lagi, dia sudah terikat dalam hubungan pacaran formalitas dengan Fattah, karakter utama pria yang seharusnya nggak pernah benar-benar mencintainya.
Namun, sejak Aqeela masuk, segalanya berubah.
Fattah mulai memperhatikannya.
Fattah mulai cemburu.
Dan Fattah mulai... peduli.
Tapi apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bagian dari cerita yang semakin keluar jalur?
Saat Aqeela mencoba mencari jalan pulang, satu pertanyaan terus menghantuinya. Apakah dia benar-benar ingin pergi... atau tetap tinggal dalam kisah ini?