SPECIAL
  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2026
Sky mengira hidupnya klise, tak bermakna. Anak konglomerat yang kurang kasih sayang dan dituntut untuk jadi nomor satu di sekolah, seperti cerita-cerita novel. Tugasnya hanya satu, belajar, agar bisa merebut posisi peringkat pertama di kelas unggulan Maratungga, menggeser rival tengil yang menyebalkan, Kai. Hidupnya belum cukup tersiksa karena ia juga menghadapi perundungan verbal dari cowok bermental pembuli di kelas, Rigel. Sky tak pernah mengira bahwa penderitaan hidupnya masih akan bertambah dengan penemuan mayat yang menggantung di kelas, dan ia yang jadi tersangka utama pembunuhannya! Mau tidak mau, perjalanan menemukan pembunuh akan dimulai. Ditemani ketua kelas, Auriga, dan kemunculan gadis manis di hidupnya, Aluna, serta kebenaran tentang keluarganya yang sedikit demi sedikit terbuka, Sky merasa kisahnya tak lagi tanpa makna. Bersama-sama, mereka menyibak rangkaian benang merah yang menyambungkan masa lalu mereka sampai membuat bahaya menyapa di ujung mata. PERINGATAN! Cerita ini mengandung adegan kekerasan dan konten sensitif. Bijaklah dalam membaca. Anak di bawah umur diharapkan jangan mampir. Terima kasih!
All Rights Reserved
#366
unggulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARTARUS (END)
  • DEATH CODE
  • [END] High School of Mystery: Cinereous Case
  • 1. ABOUT ME ✔️
  • Class 9ABC vs 9DEF ( S1)
  • Tragedi Pembunuhan Di Sekolah

[COMPLETE] *** [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] *** 𝑻𝒂𝒓𝒕𝒂𝒓𝒖𝒔, 𝑻𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒅𝒂𝒏 𝒈𝒆𝒍𝒂𝒑. *** News : "Diduga mengalami depresi, seorang siswi SMA LB ditemukan tewas setelah melompat dari atap gedung sekolah. Polisi belum menemukan motif pasti. Namun, beredar dugaan bahwa pihak sekolah menyembunyikan sesuatu dari publik." Semua orang percaya itu bunuh diri. Sampai tujuh murid paling berprestasi mulai menemukan potongan-potongan rahasia yang seharusnya tetap terkubur. Mereka adalah murid-murid genius yang hidup dengan privilege. Sampai suatu hari mereka sadar, sekolah ini tidak sedang mencetak siswa berprestasi. Melainkan sedang memilih siapa yang pantas mengetahui rahasia itu ... dan siapa yang harus ikut menghilang. *** 𝐖𝐚𝐫𝐧𝐢𝐧𝐠: 𝐡𝐚𝐫𝐬𝐡 𝐰𝐨𝐫𝐝, 𝐯𝐢𝐨𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞, 𝐬𝐞𝐱𝐮𝐚𝐥 𝐜𝐨𝐧𝐭𝐞𝐧𝐭, 𝐦𝐞𝐧𝐭𝐚𝐥 𝐢𝐥𝐥𝐧𝐞𝐬𝐬, 𝐬𝐮𝐢𝐜𝐢𝐝𝐞.

More details
WpActionLinkContent Guidelines