Jungkir Balik

Jungkir Balik

  • WpView
    Reads 6,705
  • WpVote
    Votes 742
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 4, 2026
"Cil, lo masih butuh kerjaan gak? "Masih. Lo ada info loker?" setelah lulus kuliah dua bulan yang lalu, secara resmi aku memang menjadi seorang jobless. Bukan karena aku yang terlalu pemilih, tetapi memang karena belum ada satu pun perusahaan yang mau menerima. Kulirik Doni mengangguk. "Kalau jadi admin partai mau gak lo?" Aku mengernyitkan dahi heran. "Admin partai?" khawatir salah dengar, aku mengulang apa yang telingaku dengar darinya. "Maksud lo kaya yang suka bales chat itu? yang suka kirim-kirim hadiah di X?" lanjutku memastikan. Sebab yang aku tahu, ada salah satu admin partai yang cukup terkenal di kalangan orang-orang di sosial media. Doni menjettikkan jari, "Ya, bener banget."
All Rights Reserved
#30
politikus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Falling In Love With Mr. Walikota (END) - SUDAH TERBIT
  • Backstreet [2]
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • THE CLIMB [Completed]
  • Dear Mia
  • Miracle (SELESAI)
  • Jo dan Mita (Buaya Vs Macan PMS)- Na Jaemin|| Sudah Terbit Novel
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)

Follow Instagram @putri.dita22 *** Hai kenalin namaku Adela Putria, usiaku 28 tahun. Saat ini aku tinggal dan bekerja sebagai salah satu pegawai pemerintahan di Ibukota Milton. Jangan ditanya status, sudah pasti aku jomblo, tapi bukan jomblo abadi ya. Hidupku sebenarnya biasa aja, tapi semua berubah ketika Jendra Andriansyah datang dan mengganggu hari-hari tenangku. Walikota kota Aare yang terkenal karena menjadi satu-satunya Walikota termuda dan juga statusnya yang masih single membuat daya tarik tersendiri untuknya. Untuk prestasi tidak usah di ragukan, tidak mungkin dia menjadi Walikota kalau tidak memiliki otak yang cerdas dan jangan lupakan previlige yang dimilikinya sebagai anak dari seorang politikus. **** Harusnya kita gak temenan lagi setelah pertemuan itu. Harusnya aku gak perlu mengganggapmu menarik dan berbeda. Harusnya aku gak perlu menyukai pertemanan kita yang seperti ini. Harusnya kita gak perlu menciptakan obrolan-obrolan yang menyenangkan hingga kini kita menjadi dekat dan terikat hati satu sama lain. Harusnya pertemanan ini gak pernah ada karena akan ada jarak dan tembok pembatas yang menghalangi kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines