We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Last One Bian

Last One Bian

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 6, 2024
WpInfo
Fiction
Horror
Cinta tak harus memiliki. Itulah yang diterapkan Bian saat bertemu dengan gadis yang dia sukai. Karena, mereka berbeda. Tidak seharusnya saling memiliki. Tapi, jika takdir mengijinkan? Bukankah mereka bisa saling memiliki? "Gue suka sama lo, Bian." "Lo... Lo gak boleh suka sama gue!" "..." Dilarang plagiat, cerita ini murni dari pikiran saya. Selamat membaca. Doakan semoga cerita ini bisa tamat. Update sesuai mood (peace)
All Rights Reserved
#756
horor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Jung Jaehyun [Completed] ✓
  • ARGA [REVISI]
  • Pieces of Light
  • DAVARA
  • Sweetbreeze
  • DRABIA [END]

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines