KAYONNA

KAYONNA

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 4, 2024
Katanya ayah adalah cinta pertama seorang anak, tetapi bagaimana jika orang yang kamu panggil dengan sebutan 'ayah' malah menghancurkan segala mimpi-mimpi indah yang kamu buat. Katanya seorang ayah akan selalu tersenyum bahagia ketika memiliki seorang putri, tapi mengapa takdir menelantarkannya dalam lubang hitam yang menyesakkan, merenggut segala mimpi yang pernah ia impikan? Ternyata tidak seperti yang banyak diucapkan oleh orang-orang, ayahku telah menjadi arsitek bagi reruntuhan mimpi yang aku bangun dengan susah payah. 'Tuhan... Quin ndak tahu. Salah Quin apa? Kenapa ayah sering pukul-pukul Quin? Sakit... Quin ndak kuat, kenapa adanya Quin malah bikin ayah marah terus?' Ini kisahku, kisah gadis kecil 'Kayonna Quinn Shavonne' yang berusaha menyusun kembali mimpinya. *Note : konflik dalam cerita berjudul "kayonna" memiliki konflik yang ringan. ⚠️ DILARANG PLAGIAT ⚠️
All Rights Reserved
#144
smart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • 𝐇𝐚𝐢 𝐐𝐮𝐞𝐞𝐧✓
  • WHEN ? : i want a flying in love
  • ALRIN
  • Hidden Scars ✓
  • Don't Talk About Money
  • Albel
  • COMPLICATED
  • Amour (COMPLETE)
  • Alinka's Story! [Completo]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines