Late Love

Late Love

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 9, 2025
Late Love Cinta tak pernah datang terlambat. Hanya menunggu hati yang siap menerimanya. Di usia 30 tahun, Clarissa Adelina yang biasa dipanggil Caca merasa hidupnya seperti naik odong-odong: muter-muter di tempat, kadang seru, kadang bikin pusing. Sementara dua sahabatnya sudah melangkah ke fase hidup berikutnya-yang satu menikah dan memiliki anak, yang satu sudah tunangan-Caca masih berkutat dengan pekerjaan freelance dan hati yang belum yakin soal cinta. Hingga satu hari, dua temannya nekat menjodohkannya dengan tiga pria berbeda. Semua tampak ideal di atas kertas. Tapi saat Caca mulai membuka hati, masa lalunya muncul lagi-Dimas, mantan pacar paling manis yang dulu mengkhianatinya, datang membawa niat baru dan tawaran hidup yang berbeda. Di tengah tawa, bimbang, dan tumpukan CV kerjaan yang tak kunjung berbuah, Caca harus memilih: cinta yang nyaman, cinta yang familiar, atau... cinta yang datang terlambat, tapi justru paling tepat? Late Love adalah kisah tentang kesempatan kedua, ketakutan jadi "terlalu terlambat", dan keberanian mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reverie
  • The Only One
  • [END] When the Stars are Tired
  • To Touch the Moon
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Dalam Diam Aku Menyimpanmu (Sebelum Kita Pernah Jadi Apa - Apa)
  • Setelah Kata Sah!
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
Reverie

Di tengah luka masa lalu dan bayang-bayang cinta yang belum pergi, seorang perempuan belajar membuka hati untuk cinta baru-bukan karena lupa, tapi karena akhirnya siap hidup lagi. *** Eireen tak pernah memilih Ino. Tapi cinta pelan-pelan tumbuh, diam-diam bertunas di antara diam dan trauma. Lalu cinta itu direnggut. Secara harfiah. Secara tragis. Kini, ia tinggal bersama bayangannya, bersama seorang anak kecil bernama Jino... dan seorang pria yang dititipkan oleh cinta lama: Chris. Chris tak datang untuk menggantikan. Tapi dia tinggal. Diam-diam mencintai. Diam-diam berharap. "Kalau kamu jatuh lagi, kamu gak sendiri." Dan saat malam akhirnya terasa hangat kembali, Eireen sadar: cinta kedua bukan karena lupa. Tapi karena diberi ruang untuk tumbuh. "Aku nggak tahu ini benar atau enggak... tapi aku capek nahan semuanya sendiri." Dan Chris menjawab: "You don't have to. Not anymore."

More details
WpActionLinkContent Guidelines