Mom, I'm Sorry

Mom, I'm Sorry

  • WpView
    Reads 30,953
  • WpVote
    Votes 1,820
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Dia memang lelaki cacat, tapi dia adalah sosok yang sempurna untuk Ibunya." Arbian Kavidra lahir dengan satu mata, tapi itu cukup baginya untuk melihat kenyataan. Sejak kecil, dia memahami bahwa kasih sayang tidak selalu datang dari tempat yang seharusnya. Bahwa tidak semua anak berhak mendapatkan pelukan, belaian, atau bahkan sekadar tatapan penuh cinta dari ibunya sendiri. Dia tumbuh dalam hening, dalam kesadaran bahwa keberadaannya lebih sering menjadi beban daripada kebanggaan. Setiap langkahnya terasa seperti kesalahan, setiap nafasnya seolah hanya menambah kekecewaan. Bukan karena dia tidak mencoba, tapi karena sejak awal, dunia-dan ibunya-tidak pernah benar-benar menginginkannya. Namun, Arbian tetap tersenyum. Bukan karena hidupnya indah, tapi karena itu satu-satunya cara untuk menutupi lukanya. Tak ada yang tahu betapa keras dia berusaha, betapa hancur dirinya setiap kali harapan kecilnya untuk dicintai harus kandas begitu saja. Bukan dunia yang ingin dia menangkan. Bukan pengakuan orang lain yang dia cari. Dia hanya ingin satu hal-sedikit saja ruang di hati perempuan yang melahirkannya. Namun, seiring waktu, Arbian mulai mengerti. Mungkin, cinta itu memang tidak pernah ada untuknya. judul pertama : Perfection foto berasal dri pin.. 24/5/24
All Rights Reserved
#324
cacat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]
  • Cerita Sandhyā
  • Dandelion [TERBIT]
  • LUKA
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Juan [REVISI]
  •  HAZELA
  • Salim Siblings
  • Different [END]

Copyright©2021 - All rights reserved Aku dan mama hanya tinggal berdua di kota keras Jakarta, adikku sudah meninggal, dan sudah belasan tahun papa tidak terlihat, hanya mama yang aku punya di dunia ini. Suatu saat kulihat mama membawa pria tampan a.k.a Mr. Perfect face dengan setelan kemeja rapi yang ternyata seorang dokter mendatangi rumah, bukannya dikenalkan padaku lalu menjodohkan kami, tapi kurasa merekalah yang akan berjodoh! Tapi bagaimana jika... seiring berjalannya waktu, kedatangan dokter rapi, dan tampan itu malah membuka luka lama dan juga sebuah rahasia? "Hello Mr. 'Always at the right place at the right time', I'm Miss. 'Perfectly Fine', and here to stay." - Nastya Bilsa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines