SDM: Sebatas Dosen dan Mahasiswa

SDM: Sebatas Dosen dan Mahasiswa

  • WpView
    Reads 21,548
  • WpVote
    Votes 203
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 27, 2025
Tak sengaja melihat hal tak senonoh yang dilakukan oleh dosen idamannya di kelas, justru semakin menaikkan obsesi Neysha kepada dosen tersebut. Apapun akan dia lakukan untuk bisa berdekatan dengan dosen itu. Harga dirinya bukan lagi ditawar, melainkan diberikan secara gratis hanya untuk dosen pujaannya. ___ *Untuk yang berusia 21 tahun, sesuai dengan usia karakter utama dalam cerita ini.
All Rights Reserved
#119
pecinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Blame The Silence (END)
  • Will you marry me, Mas? (Complete)
  • MY HANDSOME HUSBAND
  • Diorama Cinta (Sudah Terbit)
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • RUMORS [END]
  • SUGAR DADDY- PCY▽
  • Hey, Briselle

Maura membutuhkan uang untuk menyelesaikan kuliahnya, dimana di dalam benaknya hanya ada satu nama yang bisa membantu. Ya, Andi Pramudia, dosen sekaligus dosen pembimbingnya, pria yang masih lajang di usia yang cukup matang. "Bapak mau gak sama saya?" Andi menatap ke arah mahasiswanya yang duduk berhadapan dengannya. "Maksud kamu?" "Saya mau bapak bantu saya untuk menyelesaikan kuliah ini, dan sebagai gantinya saya siap menjadi pasangan Bapak." "Eh... Saya masih virgin Pak. Jadi Bapak tidak akan dapat bekas." Lanjutnya dengan wajah yang bersemu. "Berapa uang yang kamu butuhkan?" Maura terdiam sejenak sebelum menghitung biaya yang akan ia butuhkan sampai mencari kerja. "Kurang lebih seratus juta Pak." "Oke." Andi Pramudia langsung mengambil ponselnya dan membukanya mobile banking dimana sekian detik uang itu berpindah ke rekening Maura. "Eh Bapak langsung transfer? Aduh Pak." Bunyi notifikasi masuk membuat Maura terkejut, "Bapak serius ini?" Bukan wajah lega yang dipadatkan oleh Maura tapi ketakutan. "Jadi kamu harus siap menjadi pasangan saya, dan lagi lusa saya akan ajak kamu nikah." Ucapan yang membuat Maura terdiam membatu, membayangkan menjadi istri seorang Andi Pramudia. Ya Tuhan apakah ini akan membawanya ke lembar kehidupan yang baru dan bahagia atau sebaliknya? Tbc

More details
WpActionLinkContent Guidelines