A Strange World

A Strange World

  • WpView
    Reads 635
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 27, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Peringatan! Cerita ini kebanyakan diperankan oleh tokoh perempuan dan pure fiksi. Di dunia asing ini, ada begitu banyak orang berkuasa. Dengan kekuasaan yang mereka miliki, mereka secara leluasa menggunakannya secara semena-mena. Merely Hanberg. Seorang gadis remaja dalam dunia asing yang dirasuki oleh seorang gadis pendiam bernama Teresha Aldaheir. "Ini...terlalu fantastis." - Teresha Aldaheir. Skip Itu lemari pakaian ku." ucap Daisy tiba-tiba membuat bahu Tere tersentak karena terkejut. Tere menutupnya, lalu mencoba membuka pintu lemari bagian bawah sebelah kanan. "Itu lemari pakaian dalam ku." ucap Daisy tiba-tiba lagi membuat Tere jadi berhenti membukanya. Skip "Lukamu, bo-bolehkah aku obati? Hitung-hitung sebagai permintaan maaf.." lanjut Eira sambil menggigit bibir bagian bawahnya. Ia gugup. Apalagi karena tatapan gadis di depannya yang terlihat begitu datar. Ia tak tahu, apakah gadis di depannya itu marah atau tidak karena kejadian sebelumnya. Namun jawaban gadis tersebut membuatnya memandangnya. Skip "E-Ely, apa tidak salah? Ada 20 murid dalam kelas 10 C, berarti 20 brand yang berbeda dong?" bisik Leyla dan diangguki oleh Tere. "Gila." gumam Leyla. Skip "Siapa yang mau?!" bentak Cindy sambil menatap ke arah Tere yang terlihat diam membeku usai melihat tindakan Cindy barusan. "Itu..keterlaluan.." gumam Tere. Skip "Terima kasih atas pemberiannya, Cindy." ucap gadis sang pemilik mata merah itu. "Fiona.." gumam Cindy yang masih di dengar oleh beberapa murid termasuk Tere sendiri. Skip "Jadi kamu yang tadi kuanggap sebagai angin berbentuk? Kamu benar-benar pendiam ya." ungkap bibir tipis merah muda tersebut. Tere yang mendengarnya merasa sedikit bingung. "Panggil aku Sein. Aku yang tadi tak sengaja menimpa tubuhmu. Aku minta maaf untuk itu, apakah ada hal yang kamu inginkan sebagai ganti permintaan maaf ku?" lanjut Sein sambil terus menatap pupil violet tersebut. Skip Note: Cerita ini original dari author sendiri.
All Rights Reserved
#3
strange
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • its me {LENGKAP}
  • Crush (TREASURE) [Completed]
  • Lutte | Jung Jaehyun [End]
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Who Am I? {[TERBIT!!]}
  • Shadows of the Main Story
  • You Are Mine! ( Okita Sougo X Reader ) [ ✔ ]
  • GHAVARI

Mengisahkan seorang gadis berkacamata yang hidup dalam tekanan dan siksaan. Hari-harinya ia lewati dengan penuh bulian. Tak ada yang menolong! Tak ada yang peduli! Penyiksaan itu bagaikan sebuah pertunjukan yang seru. Perubahan sedikit demi sedikit mulai terlihat. Hal-hal baru dan aneh mulai ia rasakan. Pujian dan siksaan kembali ia rasakan dalam waktu bersamaan. Apakah ia ditakdirkan untuk terus menderita? Malam itu puncaknya dimana semua perubahan aneh itu terbentuk seutuhnya. Malam yang tak pernah disangka-sangka akan menjadi malam yang paling bersejarah. Gadis itu muncul dengan penampilan yang sangat berbeda. Berhasil memikat semua mata hanya tertuju padanya. Siapa sangka jika penampilan memukaunya ternyata memancing keributan. Darah terus menetes dari seluruh tubuh. Aroma darah itu berhasil membangunkan satu makhluk yang selama ini tersembunyi. Mata coklat indah itu kini berganti dengan sepasang mata merah darah yang menatap tajam. Sepasang gigi taring terlihat mengembul dari atas kedua sisi giginya. Aura kematian mulai mengelilingi tempat itu. Gadis lemah itu kini seutuhnya berubah menjadi Vampire! Misi demi misi harus kembali ia selesaikan. Kunci kejayaan kaum Vampire ada ditangannya. Ia yang semula mengira dirinya hanya ditakdirkan untuk menjadi seorang gadis cupu yang lemah tapi ternyata garis takdir kehidupan nya yang sebenarnya adalah menjadi~~ Queen Vampire Immortal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines