CELICIUS

CELICIUS

  • WpView
    Reads 928
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Dia Haven.. Dia obat ketika aku sakit, tapi aku tidak pernah sembuh. Dia rumah untuk aku pulang, tapi aku tidak pernah disambut. Dia duvet untuk aku merasa hangat, tapi aku tidak pernah hangat. Karena dia racun, tapi aku tetap meminumnya. Dengan harapan, racun itu berubah menjadi penawar tanpa rasa sakit dan berangsur mati. - Arthavera Starsea Miguella
All Rights Reserved
#19
haven
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside Me [END]
  • I Wanna Die Soon (Beginning)✔️
  • creído // Jelena
  • L'amour L'emporte [Complete]
  • DAMIAN
  • LUTTÉ (End)
  • Medicine Love
  • Letters for Self
  • Dear Imamku
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri

TELAH TERBIT || Part Masih Lengkap! -Terinspirasi dari kisah nyata penulis- *** Aku memang sedikit berbeda. Lalu mengapa? Bukankah aku juga manusia? Tentang rasa sakit yang terpendam, masih tersimpan di memori sebagai kenangan paling menyakitkan. Tentang bullyan, hinaan, dan depresi yang tak bisa kuungkap dengan kata-kata. Tak bisa kujelaskan karena lidahku terlanjur kaku. Ini bukan kisah cinta remaja SMA, bukan juga kisah CEO kaya dengan sekretarisnya. Sebuah tulisan keluh kesah, rintihan malam, dan doa. Sebuah perjalanan hidup yang penih kejutan dan air mata. Semoga, dengan ini, bisa menginspirasi. Hidup memang hanya sekali, ada kalanya kau jatuh dan bersedih. Namun, yakinlah pada suatu hal. Tuhan mencintai hamba-Nya yang sabar. *** Karya pertama jadi masih hancur, sudut pandang gado-gado. 😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines