HATI KU KECANTOL TIMNAS

HATI KU KECANTOL TIMNAS

  • WpView
    Reads 34,942
  • WpVote
    Votes 1,999
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 12, 2025
*CERITA INI HANYALAH ILUSTRASI* Tepat pagi ini. Arhan tengah bertengkar dengan adik nya, yakni Nadia raysa. mereka berdua adalah Abang dan adik yang tak pernah akur sama sekali. "Arhan! Awas Lo ya!." teriak Nadia yang masih sibuk dengan alat-alat make-up nya. Arhan tak menggubris. Ia lebih memilih untuk pergi sendiri ke kampus dan meninggalkan adik bawel nya itu. "Punya adik gini amat. padahal dia belum kuliah, eh malah pengen cepet-cepet kuliah, emang udah gak lurus otak tu anak." Gerutu Arhan sambil menyetir mobil nya. Ya! Tadi Nadia ngerengek karena ingin kuliah juga dengan arhan, ya mana bisa kan? Dia aja masih kelas dua SMA. Haduh ada-ada aja si Nadia. ADA YANG KEPO SAMA CERITA NYA? HAYYUKK DI BACA SAMPE AKHIR YAA😊 YANG SUKA TIMNAS HARUS BACA CERITA INI😙😍
All Rights Reserved
#514
timnas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • AKSARA
  • Firefly • completed
  • SI TAMPAN AERO
  • Kafka Aluna
  • NADIRAEFAL
  • Albel

Masa SMA selalu identik dengan cerita cinta pertama-manis, sederhana, dan penuh harapan. Ayra tahu itu. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu berharap pada kisah cintanya sendiri. Hingga kehadiran Heksa Albara Davendra perlahan mengubah cara Ayra memandang perasaan. Dari obrolan ringan, kebersamaan sebagai sahabat, hingga rasa nyaman yang tumbuh tanpa disadari, Ayra mulai percaya bahwa hatinya tak salah memilih. Namun, cinta tak selalu datang pada waktu yang tepat. Ketika perasaan semakin dalam, Ayra dihadapkan pada kenyataan yang memaksanya belajar tentang kecewa, menerima, dan arti mencintai tanpa memiliki. Diary Ayra adalah kisah tentang cinta SMA yang sederhana, realistis, dan dekat dengan kehidupan remaja-tentang harapan yang tumbuh, perasaan yang tak selalu berbalas, dan proses pendewasaan diri di usia muda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines