Story cover for Kebobolan by Qomichi
Kebobolan
  • WpView
    Reads 579
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 579
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published May 04, 2024
Karena kesalahan konyol setelah pandemi, Nayla kini mengandung anak dari pacarnya yang tak kunjung menunjukkan keseriusan. Sebisa mungkin Nayla menyembunyikan kehamilannya sembari meyakini sang pacar, Bayu, untuk segera bertanggung jawab.

Dibantu salah seorang sahabatnya, hari-hari Nayla justru kacau ketika gejala kehamilan mulai muncul di trimester pertama, mengacaukan kehidupan pribadi, kantor, bahkan asmaranya. Ia harus menyembunyikan semua kekacauan dari teman dekat, rekan kantor, keluarga, bahkan tetangga, sebelum aib besar ini terbongkar sudah.
All Rights Reserved
Sign up to add Kebobolan to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DESTINY OF MY LIFE (END)  by putriHumairamaharani
42 parts Complete
🐣DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🐣 🐣DOML (DESTINY OF MY LIFE)🐣 🐣39 BAB + 2 EXTRA CHAPTER🐣 🐣WAJIB VOTE + KOMEN🐣 🐣AKAN REVISI SESUAI MOOD🐣 Mencintainya memang di luar kendaliku. Tapi bukan berarti aku rela di hamili oleh pria yang statusnya adalah kekasih sepupuku sendiri yang sangat dekat dan bahkan orang-orang lebih mengenal kami kembar. Tentu saja, aku tidak ingin menyakitinya. Namun siapa yang harus di salahkan? terlebih lagi ini semuanya sudah terjadi. "Gue bakal tanggung jawab," ucap Cakra sambil memegang tangan wanita di depannya yang masih memandanginya dengan wajah datar. Namun air mata yang keluar dari kedua matanya cukup menjelaskan bagaimana kondisi hatinya sekarang. "Gak perlu. Gue gak minta," jawab Viena yang melepaskan tangannya dari genggaman Cakra. "Gue yang mau," jawab Cakra dengan wajah seriusnya dan mencoba meyakinkan Wanita keras kepala di depannya itu. "Gue yang enggak!" balas Viena dengan sedikit mengeraskan nada suaranya. "Navia pasti bakal ngerti kondisi ini," ucap Cakra. "Gue bilang gak, ya enggak!" kekeuh Viena yang kemudian memasuki kamarnya dan menutup keras pintu kamarnya tersebut, sehingga meninggalkan Cakra sendirian. Laki-laki itu kini berada di keadaan yang membingungkan. Ia kini harus memutuskan bertanggung jawab dan itu tentu akan menyakiti kekasihnya, namun melepas tanggung jawab juga akan membuatnya terlihat seperti penjahat kelamin yang menelantarkan sepupu kekasihnya beserta juga anaknya. Jadi apa yang harus Cakra pilih? melepaskan atau mempertahankan. *** . . . INSTAGRAM @afama.fafa99 WATTPAD @putriHumairamaharani
Quarter Life CriShit [TAMAT] by hiitslattesundaze
45 parts Complete
Ada Kale Arsana Malik, si almost expired tampan kembaran Dylan Sprouse versi brewokan. Ditanya perihal kapan menikah sebenarnya bukan masalah besar untuk Kale. Tapi kalau yang bertanya itu ibunya, maka itulah sumber masalah besarnya. Karena apa? Karena saat itu ibunya sudah pasti punya calon menantu potensialnya sendiri. (Kale : "Saya menentang segala bentuk intervensi terkait kehidupan percintaan saya, terutama ide jodoh menjodohkan yang sangat tidak masuk akal.") Author: "Tapi kalau sama Ayna?" (Kale: "Bisa kita musyawarahkan secara kekeluargaan.") Kemudian ada Anjayna Nayanika Janari, anak bungsu CEO Pasific Tower yang sedang mengalami fase quarter life crisis. Selain punya masalah dengan lima huruf di nama depannya ia juga punya hubungan yang rumit dengan Gajah. Dan meskipun ia merasa tidak secantik Barbara Palvin, agaknya Ayna bisa sedikit berbangga hati karena selalu saja ada 'Menantu Hunter' (a.k.a ibu-ibu yang udah ngebet punya cucu) yang mau menjodohkannya dengan anak-anak lajang mereka. Author: "Yakin nggak masalah dijodohkan?" (Ayna: "Hmmm..50:50") Author: "Kalau sama Kale?" (Ayna: "1:99") Author: "Lah kenapa? Kembaran Dylan Sprouse loh ini." (Ayna: "It's a big NO! Pacarnya rese.") Tapi siapa yang tau apa yang akan terjadi dengan kemungkinan 1% diantara mereka? Semua bisa saja terjadi, Kale dengan Ayna (atau Author dengan Dylan Sprouse contohnya). Pada dasarnya mereka dipertemukan dengan konflik yang sama, konflik yang terjadi ketika usia memasuki masa krisis dengan pertanyaan seputar, "kapan nikah?" Dan sejenisnya. Kemudian takdir membawa mereka untuk saling menulis kisah pada semesta yang sama. Is this a quarter life crisis or a quarter life criShit? Rank: 🥇 #1 Metropop (2 Juli 2021) 🏅 #4 Newadult (4 Agustus 2021) 🥇 #1 quarterlifecrisis (11 Agustus 2021) 🥇 #1 cinta (24 September) 🥈 #2 fiksi umum (24 September) 🥇 #1 klasik (24 September) 🥈#2 chicklit (24 Desember)
You may also like
Slide 1 of 10
9096 (Complete) cover
Titah Agung cover
DESTINY OF MY LIFE (END)  cover
Jika, Mungkin (completed) cover
Elopement cover
Win-Win Solution  cover
You, the Baby and my God - Haechan NCT cover
Quarter Life CriShit [TAMAT] cover
Behind The Clouds (KK) | ✓ cover
Azalea✔ cover

9096 (Complete)

42 parts Complete Mature

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!