Pueblo de Marua

Pueblo de Marua

  • WpView
    Odsłon 34
  • WpVote
    Głosy 5
  • WpPart
    Części 6
WpMetadataReadZakończone wt., cze 25, 2024
Di suatu tempat, terdapat desa yang bernama Desa Marua. Di sana terdapat suatu misteri. Setiap orang yang tidak dapat memecahkan misteri di tempat itu, maka mereka tidak akan pernah kembali. Titania, Ariel, Sophie, Aghis, dan Zydan mencoba masuk ke dalam desa Marua. Mereka mencoba memecahkan misteri yang ada di desa Marua. Apakah mereka bisa memecahkannya? Apakah mereka berhasil keluar dari desa itu?
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Bulan di Atas Borobudur
  •   DESA TERKUTUK
  • (TAMAT)(18+) ARINA si penata rias
  • Pocong Pesugihan
  • THE RUNIC
  • Hunter x Hunter (FanFiction): Flash Floods
  • ꧁ S V A R A ꧂   |  ( End )
  • "Polaris & Umbra: Cahaya yang hilang"
  • Lorong belakang sekolah

🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści