Kemana Satria harus pulang?

Kemana Satria harus pulang?

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 17, 2024
Bagi Satria rumah yang sesungguhnya adalah kematian, bukan keluarga. bagai mana tidak, semenjak sang papah memutuskan bercerai di usianya yang masih menginjak sepuluh tahu, kehidupan mulai berubah 90 derajat. di hantam berjuta realita yang sangat tragis, menepi berkali kali namun hanya membuat hidupnya penuh dengan ketidak adilan dan teka-teki yang cukup rumit. apa lagi harus di hadapkan dengan sang papah yang tidak pernah mengakui dirinya anak, dan sang ibu yang terlalu di sibukan dengan suami barunya, sehingga membuat Satria terus bertanya. "Aku ini siapa? Kenapa semua orang memberikan jarak yang begitu jauh dari hidupku. Ya tuhan, kemana satria harus pualang?" ____ Sebelum baca jangan lupa follow ya!!
All Rights Reserved
#714
perceraian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Magnificent Journey [COMPLETED]
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Permata Bening Sang Abii
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Kita Tidak Baik-baik Saja [END]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Angger

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines