BUNGA TANPA DAUN

BUNGA TANPA DAUN

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 6, 2024
WpInfo
Poetry
Ikhlaskan apa yang terjadi karena itu adalah takdirnya,ya itu arti dari kata bunga tanpa daun. Seorang wanita yang mencari kebahagiaannya namun harus selalu berakhir dengan mengikhlaskan apa yang terjadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • yang kupeluk dalam tenang
  • damn! my possessive man
  • Elegi Roman Remaja
  • 🦋•dewana untuk bagaskara
  • Story Of School
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Cah Semprul ( Tamat)
  • RUMPANG RAMPUNG
  • TAKDIR

"Aku tidak memintamu datang... tapi saat kau hadir, aku tak ingin kau pergi." Naya tak pernah hidup dengan riuh. Dari luar, ia tampak tenang-nyaris beku. Hidup mandiri sejak remaja, menjauh dari ayah yang memperjualbelikannya demi utang dan kehormatan keluarga. Ia belajar membangun benteng, bukan rumah. Diam, bukan kata. Ketegasan, bukan pelukan. Lalu Adrian datang. Pria yang menjadi suaminya lewat pernikahan yang tak pernah ia pilih. Pewaris nama besar Wijaya. Sosok yang seharusnya ia benci-namun perlahan menumbuhkan sesuatu yang asing dalam dada: rasa. Bukan karena manisnya kata, tapi karena kehadirannya yang tak menghakimi. Karena matanya yang tetap tinggal saat semua orang memilih pergi. Di tengah keluarga besar yang tajam, sindiran yang menusuk, dan masa lalu yang tak pernah benar-benar padam, Naya menemukan tempat paling tak terduga untuk bernaung: hati seseorang yang awalnya ia tolak. "Yang Kupeluk Dalam Tenang" adalah kisah tentang kepercayaan yang dibangun perlahan, cinta yang tumbuh tanpa suara, dan perempuan yang menemukan kembali artinya memiliki... tanpa kehilangan dirinya sendiri. UPDATE SETIAP HARI 1 BAB #🔞🔞🔞 #DILARANGPLAGIAT #CERITAINIHANYAADADIWATTPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines