Trauma dan Luka

Trauma dan Luka

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 6, 2025
Memiliki sebuah trauma di dalam kehidupan ini seperti selamat dari kecelakaan namun lumpuh seumur hidup, dan sialnya harus tetap berusaha menjalani kehidupan yang suatu saat pasti akan menambah trauma baru. Dimana obat trauma itu? kenapa setelah aku berusaha berdamai dengannya aku malah semakin terluka, apa obat untuk trauma itu adalah sebuah kebahagian?, tapi kebahagian pun tetap akan hilang dan bisa saja sewaktu-waktu menjadi luka yang menyakitkan. Membuka lembaran baru dan hidup di lingkungan baru bisa membuat lembaran itu menjadi cerita yang membahagiakan, tapi bagaimana jika lembaran cerita itu sama seperti lembaran sebelumnya?
All Rights Reserved
#236
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Heal
  • Unbearable Feeling[s]
  • GADIS LANGIT
  • Rintik Hujan
  • A Fractured Soul
  • Kita Sembuh Bareng?
  • their story
  • 𝑾𝒉𝒆𝒓𝒆 𝑰𝒔 𝑴𝒚 𝑯𝒐𝒎𝒆?
  • KHANSA
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines