Soulmate and Fate [End]

Soulmate and Fate [End]

  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 22, 2026
Ini tujuan Aghis.. Aghis berharap ia bisa mengubah masa depan ibu nya dan menghalangi pernikahan ayah ibu nya. Ia tak ingin ibu nya merasakan hidup melarat dengan ayahnya. Maka dari itu, Aghis meminta kepada Tuhannya untuk di beri kehidupan kedua saat menjelang ajal. Pada saat ia kecelakaan, Aghis tiba-tiba berada di jaman ibu nya ketika masih sekolah. Aghis yang tahu do'a nya di kabulkan, begitu senang menjalani nya. Ia akan menyesuaikan dirinya di sana dan membantu mewujudkan mimpi ibu nya. "Ibu, mimpi ibu apa sii? Mau jadi apa gitu?" Ibu nya terdiam berpikir. "Dokter. Ibu dulu pengen banget jadi dokter, tapi sayang ga ke wujud" Aghis menatap ibu nya nanar. Ia tahu betapa sedihnya saat tahu tak dapat mewujudkan mimpinya. Seperti hanya mimpi saja tapi tak mampu membuat nya menjadi nyata. 'Aku pengen ubah nasib ibuku' batinnya berharap. Aghis hanya terus berharap, tanpa tahu apa yang akan menimpa nya..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • Permaisuri Kerajaan Ular
  • RELLAWAY-The Beginning-
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]
  • Time Loop
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Tumbuh di Atas Patah
  • Leal
  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar

NOVEL BISA DIPESAN SETIAP TANGGAL 1-7 _____ "Udah ayah bilang berapa kali, kamu itu kalau dibilangin jangan ngeyel. Apa susahnya sih, Lang, cuman nurut aja? Ayah capek ngadepin kamu!" -ayah "Apa? berharap lo Abang bantuin? ogah banget."-Roy "Ulah kamu, semua gara-gara kamu, Lang! Gara-gara kamu, Tama jadi harus kaya gini!"-bunda __ Semuanya berubah begitu saja, semuanya seakan membencinya, seakan tak memiliki pijakan lagi di rumah ini. "Den Galang, diminum dulu ya teh nya," -Bi Suti. ______ Menceritakan dua anak kembar yang diperlakukan sangat berbeda dengan saudaranya. Tak ada yang ingin cacat seperti ini, tak ada juga yang ingin diperlakukan seperti ini, Galang sama sekali tidak pernah menyangka jika hidupnya menjadi amat buruk, hal yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. story by Septiaxsga start : mart 2025 Finish : June 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines