🍄🍄🍄
Di sebuah senja yang tenang, langit memancarkan warna jingga yang lembut, menghangatkan bumi dengan cahaya temaram. Di salah satu sudut taman yang sepi, terdapat seseorang yang duduk di bangku kayu, matanya tertuju pada langit yang semakin gelap. Sesekali, angin malam berbisik lembut, membelai rambutnya.
"Kamu hebat" ucap seseorang, menatap dengan senyum lembut yang menyimpan ribuan kata. Pahatan yang begitu sempurna tidak dapat aku lihat begitu jelas di kala malam.
Seolah, Semesta memberikanku teka-teki yang harus dipecahkan. Aku hanya teringat dengan tudung hoodie yang melekat di kepalanya.
Hanya saat itulah, tubuhku seperti mati rasa oleh perlakuannya. Dia mengusap kepalaku dengan lembut, dan dalam usapan itu terdapat kehangatan yang menenangkan. "Kamu tahu," lanjutnya,
"Kamu adalah penduduk bumi yang ditakdirkan untuk menjadi yang terhebat dari sekian banyaknya orang hebat."
Setelah selesai mengatakan kalimat sederhana tersebut, ia langsung pergi meninggalkanku dalam kesendirian. Hingga sekarang, aku masih mempertanyakan tentang kehadiran, Manusia Senja.
-------------------🛹🛹🛹-----------------
Mengapa hanya dirinya yang datang membawa sepucuk surat dari Semesta untukku💫💐☁️
💐💐💐
All Rights Reserved