- Sabrina Joaquin

- Sabrina Joaquin

  • WpView
    Leituras 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadConcluída seg, jun 10, 2024
WpInfo
NÃO-FICÇÃO
Seorang gadis yang baru berusia 16 tahun yang terpaksa menerima takdirnya sebagai pembantu dirumah nya sendiri bahkan sang kakak tiri nya rela menyiksa sang adik mati matian berharap dia akan mati dan bisa mengganti posisi sang adik, bahkan Sabrina harus terpaksa menjalani hidup nya dengan sakit sakitan terus menerus dia berusaha kuat agar dia bisa membalas semua dendam nya dengan sang kakak. KEPO SAMA KISAH NYA? AYO KEPOIN DAN BACA WATTPAD TERSEBUT AWAS KALAU NETES TU AIR MATA HEHEH
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Hug Me (Mom Dad)
  • About Naskala [on going]
  • Kenapa Aku... (END)
  • TERLAMBAT [TAMAT]
  • ALMA
  • Aresya Audi ΔEndΔ
  • You're My Oxygen

"kenapa papa selalu marahin Sherin? Salah Sherin apa? Kalo Sherin hidup hanya untuk dimaki dan dihina terus sama mama dan papa, untuk apa Sherin dilahirin? Sherin gak pernah minta dilahirin ke dunia ini pa!!" Tegas Sherin dengan berlimang air mata "Salah kamu itu karena udah lahir tanpa keinginan kami, kamu itu gak seharusnya keluar dari rahim perempuan itu!!" Ujar bagas "Terus kenapa gak bunuh Sherin aja waktu mama mengandung Sherin? Kalo gini Sherin ga kuat hidup pa! Sherin gak tau rasa kasih sayang dari orang tua Sherin, rasanya sakit banget di maki terus dan ga dianggap sama mama dan papa!!" Sherin memukul dadanya, melampiaskan kekecewaannya Nenek berusaha menahan emosi Sherin yang kini kian meluap, semua unek-unek sudah Sherin sampaikan. Kini hanya menunggu keputusan papanya, ia harus memutuskan untuk tetap bersama Sherin atau mengusir Sherin dari rumah itu. "Kalo kamu mau mati,, silahkan. Lebih baik jika kamu tidak menampakan diri kamu didepan keluarga saya!!" Tekan Bagas dengan sangat tega Kata itu benar-benar melukai hati Sherin "BAGAS!!" Tegas eyang

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo