Story cover for 31 Mei by chklzrn_h
31 Mei
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 07, 2024
Rintik hujan menemani suara lirih seorang gadis untuk semesta.
Rasa berontak seorang gadis pada takdir yang menurutnya tak adil.
Anasya Brechlin, seorang gadis dengan sumber luka abadinya.

Start : 29 Januari 2025
End : -

*fyi : cerita ini murni dari pengalaman pribadi author
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add 31 Mei to your library and receive updates
or
#77mei
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
PETRICHOR [Lengkap] cover
RinaiHujan cover
AZKIA [END] cover
HUJAN dan RAIN cover
ARYAN [ON GOING] cover
SHERRA's Diaryβœ” cover
Memeluk Hujan cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
ALKANA [SUDAH TERBIT] cover
Teruntuk Mia cover

PETRICHOR [Lengkap]

35 parts Complete

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am