We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Yang Tlah Pergi Tak Akan Kembali

Yang Tlah Pergi Tak Akan Kembali

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Pamali loh naro baju yang udah kotor di lemari, nanti masa lalunya balik lagi." "Kalau masa lalunya Adam mah, gapapa." Evelyn adalah cewek gila. Cewek gila yang memutuskan untuk menyimpan kenangan cinta pertamanya semasa SMA selamanya. Cewek itu memilih untuk tetap hidup dalam kenangan cinta pertamanya. Adam merupakan pertama dari segala pertama bagi Evelyn. Cewek itu sudah jatuh terlalu dalam, terhisap oleh lubang hitam berisi kenangan Adam. Aku tidak mati. Tapi waktuku berhenti. Perasaanku berhenti. Evelyn tidak mati, ia hanya berhenti. - Cover by Canva
All Rights Reserved
#26
hurting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Atarangi. {Selesai}
  • MERAPI
  • REVANARA
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Second Love
  • Sama tapi Berbeda [END]
  • Whispering Wind (republished) [END]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines