Lotus
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 20, 2024
"Ayah jika aku melompat dari gedung itu apakah aku akan mati?"tanya gadis kecil itu. Sang ayah terkejut mendengar penuturan anaknya namun dia tetap menjawab dan tersenyum. "nak jangan berbicara seperti itu,apakah kamu tau mati itu seperti apa?" tanya sang ayah "orang matipun ingin hidup kembali lantas mengapa kamu ingin mati?" lanjutnya Gadis kecil itu hanya tersenyum mendengar jawaban ayahnya dan bergumam "aku ingin mati" lirihnya. The rights belong to the original author so do not copy!!!
All Rights Reserved
#331
hancur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • Adek Abang || END
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • moon
  • Become Baby Boy✓
  • Renjana Niskala [slow up]
  • ★BABY ZION★
  • 365 Lembar [END]
  • Adri or Riana
  • Dear of Natasya

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines