The Doll (Season 2)

The Doll (Season 2)

  • WpView
    Reads 39,219
  • WpVote
    Votes 2,972
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah kepergian Meli dan bertubi-tubi masalah yang ia hadapi, membuat Danny berusaha menata hidupnya kembali. Tak ada satupun informasi yang ia dapatkan tentang Meli. Meli benar-benar pegi, tanpa jejak, menghilang begitu saja. Harapan untuk melayangkan permintaan maaf, dan mengutarakan penyesalan terbesar yang ia lakukan selama ini, masih jauh panggang dari api. *** Keputusan untuk pergi dari kota rantauan dan kembali ke kota asal, ternyata membuka lembaran baru bagi hidup Meli. Ia tidak sendirian, janin yang mulanya tidak ia inginkan, tumbuh menjadi gadis cantik yang menggemaskan. Perlahan, rasa sedih, kecewa dan marah akibat kebodohannya sendiri, berganti dengan kebahagiaan. Gadis mungil itu, membuat hidup Meli yang suram, berubah menjadi penuh makna sebagai ibu tunggal. *** Akankah mereka bertemu kembali? Apakah Danny benar-benar siap untuk melihat buah hati mereka, yang tidak pernah ia ketahui selama ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Jandanya Raksa
  • Surrender of Fault
  • Unexpected Love (End)
  • The Step-Dad ✓
  • NADIRA (Completed)
  • Fierce Love
  • Marrying Dear Teacher ✔ (Tersedia di Gramedia dan Shopee)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines