Melodi yang Terlupakan

Melodi yang Terlupakan

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 8, 2024
Di desa terpencil, Rua Watson, seorang remaja berusia lima belas tahun, terjebak dalam kehampaan yang membelenggunya. Matanya, pintu menuju kealam batin yang gelap dan kosong. Dalam dua setengah tahun terakhir, ia merasakan dirinya semakin tenggelam dalam kekosongan, kehilangan kemampuan untuk merasakan emosi apapun. Rua terjebak dalam rutinitas yang membosankan dan menyiksa. Ia mencoba untuk menemukan sesuatu yang dapat mengisi kekosongan dalam dirinya, tetapi terus terhenti dalam kebingungan dan ketidakpastian. Pertanyaan yang menghantuinya tentang kehilangan dirinya sendiri semakin menguat. Namun, di balik kehampaan yang membelenggunya, Rua memiliki kekuatan yang terpendam, keinginan untuk menemukan jati dirinya yang sejati. Nasib membawa Rua ke seorang penempa tua yang telah hidup puluhan tahun sebagai saksi bisu atas kesunyian dan kekosongan yang merajalela. Apakah pertemuan ini akan membawa cahaya bagi Rua dalam mencari jati dirinya yang sejati?
All Rights Reserved
#315
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURA (Tamat)✓
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Tides Of The Unknown (TAMAT)
  • Surat Misterius dari Mr. X
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Transmigrating Into The Male Lead's Villainess Older Sister [END]
  • Lingkaran Merah
  • Penerimaan

Genre: psikologis, coming-of-age, realisme sosial: tentang Aura, seorang perempuan yang sejak kecil hidup dalam kasih sayang penuh perhatian dari ayahnya. Namun, saat ia mulai beranjak dewasa, pelukan yang dulu terasa hangat dan melindungi berubah menjadi sumber luka dan ketakutan. Novel ini mengangkat tema berat tentang pengkhianatan dalam keluarga, trauma, dan perjalanan panjang untuk menemukan keberanian dan penyembuhan. Melalui sudut pandang Aura, pembaca diajak menyelami pergulatan batin seorang korban yang berusaha memahami dan melawan kenyataan pahit yang menyelimuti rumahnya sendiri. Dengan bahasa puitis dan emosional, cerita ini mengajak kita melihat betapa rapuhnya kepercayaan dan betapa kuatnya harapan dalam menghadapi luka yang paling dalam. Novel ini bukan hanya sebuah kisah tentang penderitaan, tetapi juga sebuah perjalanan penyembuhan tentang menemukan cahaya dalam kegelapan dan belajar kembali percaya pada cinta yang sehat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines