Don't Blame Our Fate

Don't Blame Our Fate

  • WpView
    LECTURAS 70
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 12, 2024
WpInfo
Fanfic
RIIZE
NCT
"Jangan salahkan takdir, salahkan perasaan kita, Sereia." ujar Sagara. Tidak, sebanyak apapun kalimat yang Sagara ucapkan, aku tak akan pernah mau membenarkannya. Perasaan kami tak pernah salah. Sejak awal, takdirlah yang mempermainkan kami berdua. "Cukup, Sagara. Jangan bicara soal takdir padaku. Aku tidak akan pernah mau menerimanya. Aku hanya ingin terus bersamamu, selamanya." "Sudah cukup sampai di sini saja. Kita usai, Sereia. Berhenti memanggilku dengan nama, panggil aku 'kakak' seperti yang kamu lakukan sebelumnya. Karena sampai kapanpun, aku tetaplah kakakmu dan akan selalu menjadi kakak lelakimu, selamanya." *** "Kurasa tadi aku kehilangan sesuatu," ujarku dengan makna yang tersirat. "Kehilangan apa? Kau sudah mendapatkannya kembali?" Ansel bertanya kembali. "Sesuatu yang berharga. Sepertinya aku tidak bisa mendapatkannya kembali," ujarku sedikit bergetar. "Jangan khawatir, kau bisa membelinya lagi. Aku akan mengantarmu," Ansel tersenyum sembari mengacungkan kedua ibu jarinya padaku. Aku tersenyum miris. "Ansel, ini bukan tentang sesuatu yang bisa dibeli," ujarku dalam hati. CAST OC X RIIZE ©story by najaesthetic
Todos los derechos reservados
#11
jungsungchan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • [✔] 𝙹𝚄𝚂𝚃 𝙰 𝙳𝚁𝙰𝙵𝚃 𝙾𝙵 𝙼𝚈 𝙼𝙸𝙽𝙳
  • hay mantan !!
  • Aerilyn
  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • ORANG YANG TERSIA-SIAKAN | SO JUNGHWAN (TREASURE)
  • "FAKE LOVE" [[YOONMIN]]✔
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]

sequel Mianhae My Brother (Bisa di bilang lanjutannya sih:)) "Ini kakak kita? Wah, dia tampan yah sepertiku". "Yakk! Dia juga tampan sepertiku!". "Siapa kakak kalian memangnya?" "Dan aku lebih menyesal kalo aku, kakakku, dan juga adikku di lahirkan dari wanita sepertimu!. "Walau kami belum pernah bertemu dengan kakak dan berbicara pada kakak secara langsung, tapi kami yakin, kakak orang yang baik seperti kak Jeno dan kak Mark" "siapa yang akan pergi dari sini anak muda...aku? Atau kau dan kakak penyakitan mu itu?". "Kalian ini hanya anak-anak yang menyusahkan sebenarnya". "kakak, aku takut...ingin pulang" "kakak hiks" "Ayah, selamatkan aku dan kakak ayah!". "Kau ingin menjauhkan kakak-kakakku dari ayah kan? Aku tak akan membiarkan itu terjadi" Walau cerita ini sudah tamat, tolong tetap berikan dukungan kalian yah dengan memberikan vote atau syukur syukur komen mengenai cerita ini, karena apresiasi kalian buat karya aku bikin aku tambah semangat buat bikin cerita baru yang lebih baik lagi tentunya... Terimakasih.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido