Laconic
  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 9, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Ciri masalah yang paling berat gimana? " Saat mau di ceritakan, yang keluar lebih dulu bukan kalimatnya, tapi air matanya." Intact but fragile. Mungkin itu gambaran keadaan Adifa sekarang. Di terjang dari segala sisi. Tidak dibiarkan dia istirahat sejenak dari semua masalah yang menghampiri. Sekarang raga dia serasa cangkang kosong. Utuh namun rapuh. Kemana dia melangkah? Pada siapa dia mengadu? Bersandar pada siapa dia sekarang? Tak ada lagi yang bisa di harapkan. Semua meninggalkan dirinya, tanpa sisa. Menghancurkan batinnya tanpa ragu. Ia trauma, sungguh.... JANGAN LUPA FOLLOW YA!!
Todos los derechos reservados
#250
tangguh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Juan [REVISI]
  • DENNIES
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • All I ASK
  • Waktu?
  • Amour (COMPLETE)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • About kevin (End)✅
  • Adelaida the winner.
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido