Story cover for Dèjá Vu by _skyelee28
Dèjá Vu
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published May 09, 2024
Mature
Laksa selalu memimpikan seorang perempuan yang sama. Dan karena mimpi itu, Laksa merasa frustasi. Untuk menghilangkan frustasinya Laksa menuangkan mimpinya pada kanvas lukis.

Hingga pada akhirnya Laksa bertemu dengan perempuan yang selalu menerornya lewat mimpi. Tanpa basa-basi, Laksa mengajak perempuan itu untuk menikah. Laksa berpikir itu salah satu cara agar Laksa berhenti bermimpi lagi.

Pernikahan itu berjalan sesuai harapan Laksa. Namun, seiring dia bersama dengan perempuan itu, dia selalu merasa apa yang dilakukan dengan perempuan itu dia merasa pernah melakukannya. Tapi dia tidak tahu kapan dan di mana.

Deja vu? Apakah Laksa mengalami deja vu? Tapi apa deja vu bisa sesering itu? Laksa benar-benar merasa tidak asing dengan semuanya.




Original story by chocco milk!

Jangan lupa add to your library!
Happy Reading!

Aku suka nulis dan baca. Tapi ya nggak baca karya sendiri juga.🥺
All Rights Reserved
Sign up to add Dèjá Vu to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
syanin by syawal877
18 parts Ongoing
Cerita ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki yang berparas tampan dengan kulit putih serta sifat cool nya yang menambah ketampanan nya.ia sedang jatuh cinta kepada seorang wanita dari keluarga sederhana. mereka berdua mempunyai masa lalu masing masing yang bisa di bilang tidak baik baik saja. dan suatu hari dia bertemu dengan seorang laki laki yang menurutnya baik dan akan menjadi teman. tetapi laki laki itu memiliki rasa kepada wanita itu.apakah mereka akan bersama?? ataukah ada hambatan di saat nanti mereka menjalin hubungan?? *kalau penasaran silahkan baca ya "kok gue jadi deg degan kayak gini sih."gumam Anindya. "ah gk mungkin gue suka sama dia kan. emm biarlah waktu yang menentukannya."sambung anindya ia mengetuk pintu lalu masuk ke dalam.terlihat Syawal masih menutup matanya. Anindya mendekatinya lalu menarik kursi dan duduk di sebelah Syawal. dia menatap Syawal dengan teliti.terlihat ada perban di kepala dan di tangan kanannya. tanpa ia sadari ternyata Syawal sudah sadar dan berpura pura masih belum sadar agar bisa melihat reaksi Anindya. "kok gue jadi sedih ya kalau liat Lo kayak gini sya.gue ngerasa ada yang lain dari diri gue kalau Deket sama Lo"ucap Anindya. seketika Syawal membuka matanya lalu bertanya"gak usah sedih gue gk apa apa kok.santai aja"ucap Syawal gimana gimana penasaran sama kelanjutannya gk Kalau penasaran silahkan mampir ya..... Jangan lupa vote dan komen ya biar gue semangat bikin ceritanya... ❗Peringatan -cerita ini murni dari pikiran saya yang muncul dan membuat inspirasi. #cerita ini adalah cerita kedua saya jadi tolong jangan di jiplak ataupun di copy @alergi penjiplak jadi penjiplak mohon menjauh!! @jika kalian mau berhasil belajarlah dari diri sendiri bukan menjiplak orang lain @foto ini saya ambil dari pin jadi mohon jangan tersinggung. ~teruslah berkarya sampai kau gapai impian mu . Happy reading ya semoga suka dengan ceritanya.... @hak cipta dilindungi undang-undang
Benci Raka Cakrawala || TERBIT by mellanii63
17 parts Ongoing
🗣️ attention! Bijak dalam membaca, dikarenakan karya ini sudah terbit✨ SPOILER "Bangun Lya." Malya menoleh. "Raka?" "Ada yang mau gue omongin." Malya mengernyit. "Kamu mau jawab semua pertanyaan aku?" "Lo harus nikah sama gue." Malya syok. "Hah?" Ia pun beranjak dari duduknya, lalu seketika menghampiri Raka. "Kamu nggak waras ya?" ketusnya. "Gue nggak minta lo jawab sekarang, gue bakal kasih lo waktu." "Kamu gila Raka! Mama aku baru aja meninggal, kamu mau kita nikah! Di mana otak kamu!" Spontan Malya emosi. Tidak ada respon dari Raka, diamnya membuat Malya semakin geram. "Aku gamau kamu ada di sini. Lebih baik, kamu pergi!" "Lo bisa jadiin gue tersangka dalam kasus pembunuhan Mama lo." "Apa kamu yang membunuh Mama aku?" Suara Malya dengan parau. Lagi dan lagi pertanyaan Malya dijawab sama oleh diamnya Raka, yang membuatnya yakin bahwa Raka benar membunuh Mamanya. Meskipun tak mengatakan iya, perasaan sakit menjalar ke raga Malya. Plakkkhhhh. Tamparan keras dari Malya pada Raka. Sekaligus tamparan pertama bagi seorang Raka. "Kenapa kamu lakuin itu! Apa salah Mama aku sama kamu!" ucap Malya emosi yang seketika air matanya kembali berderai begitu saja. Ia mendorong kasar dada Raka semampunya, dengan tenaga yang tersisa. Hikkksss hikkksss hikkksss. "Kamu nggak ada otak Raka! Kamu gila!" rintihnya kembali lalu jatuh terbungkuk melemah. Seketika Raka berbalik, lalu meninggalkan Malya begitu saja. Langkahnya memberikan interupsi pada dua pengawal di sana untuk mereka membawa Malya. "Aku mau dibawa kemana, lepasin!" Sontak Malya terkejut kala kedua tangannya diraih oleh dua orang berbadan besar. "Tolong nyonya, biarkan kami menjalankan tugas." "Aku benci sama kamu Raka! Aku benci! Dasar pembunuh!" emosi Malya yang sama sekali tak dihiraukan oleh Raka. ~: Langsung baca aja yuk!!!🙌🧐
You may also like
Slide 1 of 10
A Family Trip.  cover
Devilicya [END] cover
syanin cover
Aracha  cover
Dua Windu [END] cover
Neyralgis||On Going  cover
Mencintaimu Dari Ujung Senja cover
Benci Raka Cakrawala || TERBIT cover
(ALKI _)Mendadak dinikahi Gus dingin cover
Iiiiiih, Mas Kahfi! cover

A Family Trip.

14 parts Complete

Lika liku kehidupan rumah tangga yang kadang ada keharmonisan, kadang ada kesakitan, dan kepedihan dan luka juga. Di setiap rumah tangga pasti ada jalan cerita masing-masing seperti: • Ada yang punya trauma tentang masa kecil ataupun masa lalu. • Ada yang belum selesai dengan masa lalu nya. • Ada yang di tinggal oleh orang yang di sayang hingga menimbulkan masalah dalam keluarga nya. • Ada juga yang masalah tentang anak. Kalo penasaran dengan ceritanya coba baca ceritanya biar tau tentang cerita rumah tangga tujuh pasangan yang istimewa tersebut. Lapak bxg‼️ Dilarang copy ‼️ #whitory# #bluesy# #haetsuki# #moonmeng# #hamzily# #daffonyx# #chocopins# 💖💖 🙏🙏 Jangan lupa ikutin terus cerita nya hingga nanti End yaa...