Nadira (Naira)

Nadira (Naira)

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 7, 2024
Kita terlahir kembar, namun sayang nya tidak ditakdirkan untuk selalu bersama dalam suka maupun duka. Bahkan dalam segi kepribadian pun kita mempunyai sisi yang sangat berbeda, entah itu cara berpakaian ataupun cara kita menjalani hidup. Tapi sialnya, gw harus terjebak ke dalam permainan yang gak masuk akal yang membuat gw harus berpura pura menjadi Naira dan menikahi calon suaminya. Apa gw mampu menjalankan hidup yang serba sempurna seperti Naira?
All Rights Reserved
#133
nadira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untitled || Kevin Sanjaya
  • Takdir Dua Insan
  • ( not ) Figuran
  • Just Hold On
  • SENANDIKA [ON GOING]
  • Komposisi Cinta (END)
  • Alhamdulillah Berjodoh
  • Garis Takdir
  • Melukis Pelangi

Hidup pada dasarnya adalah serangkaian masalah yang tak ada habisnya. Solusi untuk satu masalah adalah ciptaan yang lain. Kamukah ciptaan yang Tuhan kirimkan untuk jadi solusi masalahku ? Pada dasarnya hidup itu bagaikan Roda yang berputar, kadang diatas dan kadang di bawah, tapi mungkin hukum itu tak berlaku padaku. Rodaku dipaksa untuk terus berada di bawah, untuk tertindas dan untuk direndahkan. Jika menderita itu dilombakan mungkin aku adalah pemenangnya. Bagiamana tidak ? kisah ku bagaikan Cinderella, kedua orangtuaku sudah tiada dan aku kini tinggal dengan paman, bibi serta putri mereka. Aku tak bisa mengatakan mereka memperlakukan aku dengan baik, bahkan aku hanya mereka jadikan sebagai alat untuk mendapatkan uang. Setiap hari aku bekerja siang dan malam hanya untuk memenuhi mau mereka. Apa itu masih kurang ? Sehingga mereka harus berhutang ? Dan menjadikan aku alat untuk membayar hutang ? Aku masih manusia, aku ini seorang wanita aku bukan jalang yang bisa mereka perjual belikan. Dan karna itulah aku terjebak dengan pria yang tak pernah bisa memanusiakan manusia, dia selalu berkata kasar padaku, memakiku dengan ucapan yang sangat menusuk dan bahkan beberapa kali saat ia kesal ia memukul. Tak sampai disitu saja penderitaan ini kian bertambah dengan kisah cintaku yang tak bisa berjalan sesuai rencana yang kita buat, ku kira dia adalah solusi dari semua masalahku, tapi aku salah benar-benar salah... Dia bukan solusi Melainkan sebaliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines