My Lovely Dosen

My Lovely Dosen

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 13, 2024
Lelah, hanya itu yang bisa di rasakan gadis kecil yang kini sudah memasuki usia remaja. Kisah percintaannya yang selalu gagal, membuat dia putus asa untuk menemukan cinta sejatinya. Belajar dari masa lalu, kini gadis kecil itu lebih fokus untuk memperbaiki diri daripada menemukan cintanya. Namun, berbanding terbalik dengan teman temannya yang selalu menyuruh dia untuk mencoba membuka hati. Walau begitu, dia tidak menghiraukan apa yang temannya katakan. Memang benar dia kesepian, tapi bukan berarti dia mencari kesenangan lewat laki laki bukan. Tapi ketika dia tidak sengaja dengan kejenuhannya, ia harus di pertemukan dengan laki laki yang akhir akhir ini cukup mengganggunya. Siapa sangka laki laki yang dia pikir mengganggunya mempunyai perasaan lebih untuknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEYSA
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Our Story
  • Inikah yang Kau Sebut Kasih Sayang
  • Love Or No
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • How Can I Love The Heartbreak (SELESAI)
  • Butterfly & Angel
  • KAY (Nerd Boy X Cheerful Girl) [Telah Terbit]
  • Flat Heart
KEYSA

Keyla tahu betul bedanya fiksi dan realita. Di novel, tatapan mata hazel itu berarti cinta. Tapi di dunia nyata, bagi Haksa Adistira, tatapan itu mungkin hanya sekadar keramahan biasa, sama seperti caranya tersenyum pada ibu kantin atau menyapa semua perempuan di kampusnya. Berawal dari pertemuan tak sengaja di pojok toko buku, Keyla terjebak dalam labirin perasaan. Haksa itu hangat, tapi kehangatannya dibagi ke semua orang. Haksa itu perhatian, tapi perhatiannya tak pernah eksklusif. Di saat orang ketiga mulai ikut campur, Keyla tersadar, apakah dia memang pemeran utama di hidup Haksa? Atau cuma salah satu pembaca di antara kerumunan penggemar laki-laki itu? "Kak, jangan bikin aku merasa istimewa kalau cara kakak menatapku sama saja dengan cara kakak menatap dunia."

More details
WpActionLinkContent Guidelines