Setiap hari, aku berjuang melawan perasaan itu, mencoba untuk memblokirnya dengan alasan-alasan logis dan pertahanan diri yang kokoh. Tetapi, semakin aku berusaha melawan, semakin kuat cinta itu berkembang. Meskipun aku tidak ingin jatuh cinta, hatiku memilih untuk melakukannya.
Aku pernah bertahan demi seseorang yang aku sangat cintai.
Aku sama sekali tak memperdulikan semuanya meski dia sering menyakitiku.
Aku bertahan karna satu alasan "CINTA"
Namun semua itu menjadi berubah ketika aku tersadar aku harus meninggalkannya demi satu alasan
"Kebahagiaan"