6 Pewaris Tanpa Warisan

6 Pewaris Tanpa Warisan

  • WpView
    Leituras 2,185
  • WpVote
    Votos 518
  • WpPart
    Capítulos 31
WpMetadataReadConcluída seg, abr 27, 2026
Tak ada yang menyangka, pertemuan sederhana bisa berubah menjadi kebersamaan yang berarti. Enam bujang dari latar belakang berbeda kini berbagi satu kontrakan, dipertemukan oleh keadaan yang sama-sama memaksa mereka bertahan. Di balik tawa receh dan keributan kecil, tumbuh rasa saling peduli yang pelan-pelan menguat. Mereka mungkin tak mewarisi apa pun, namun di tempat sederhana itu, mereka menemukan keluarga. Inilah kisah enam pewaris tanpa warisan-yang justru menemukan arti keluarga di tempat paling tak terduga.
Todos os Direitos Reservados
#3
ceritahidup
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Home [proses revisi]
  • EKSKALASI
  • Define the Relationship
  • Kita Dan Semesta | Jeno Ft Yeji ✔
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Trainee🍀kth [1/7]
  • HILANG DAN PULANG
  • [✓] Merangkul Luka
  • Love in Uniform [On Going]
  • Couple Anti Romantic
  • Kanvas Asa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Almost Married (On Going)
  • KITA INI SIAPA ? [Day6]
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Kasih Tak Bertepi [TERBIT]
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo