Only You [j.b]

Only You [j.b]

  • WpView
    Membaca 25,872
  • WpVote
    Vote 1,422
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadLengkap Min, Okt 18, 2015
Terkadang Tuhan hanya mempertemukan kita, bukan menyatukan kita. Begitupun dengan kau dan aku, kita tidak bisa menyatukan sesuatu yang tidak bisa disatukan. Just remember, if you are my destiny, don't you worry 'cause everything's gonna be alright. Kalau kita ditakdirkan untuk bersama, percayalah, kita tidak hanya dipertemukan oleh Tuhan, namun juga dipersatukan oleh Tuhan. Copyright © 2015 by andbiebsxx All rights reserved. This story may not be reproduced or used in any manner whatsoever without the express written permission of the publisher.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#999
justinbieber
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Misunderstand
  • Trial & Error
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • our little liar (bieber love story)
  • Mencintai Nania
  • Dear Justin (Prequel)
  • Lovers 3 (Justin Bieber Fanfiction)
  • Mungkin? (Tamat)
  • Catching Feelings • jb/nh

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan