Naungan Januartha

Naungan Januartha

  • WpView
    Reads 731
  • WpVote
    Votes 413
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2025
"𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐣𝐚𝐭𝐮𝐡 𝐤𝐞 𝐣𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐦𝐮 𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧." Isyana terus menerus di ikuti oleh lelaki misterius yang sama sekali tidak ia kenali. Arlo sebagai seorang saudara laki-laki yang ingin saudari nya merasa aman pun berusaha dengan keras untuk menjaga Isyana. Apalagi setelah Arlo tau bahwa salah satu teman dekat Isyana ada hubungan nya dengan lelakinya misterius itu. Arlo semakin khawatir dengan keamanan Isyana, bahkan Arlo tidak mengizinkan Isyana keluar rumah dengan bebas. Suatu hari Arlo memiliki urusan di luar kota selama beberapa bulan, itu membuat Arlo menjadi bingung harus bagaimana menjaga Isyana. Karena posisi nya, lelaki misterius itu masih tetap mengincar Isyana. Akhirnya Arlo meminta salah satu teman dekatnya yaitu Jeandra Mahatma Januartha untuk menjaga Isyana selama dirinya tidak berada di Jakarta. ✮ ⋆ ˚。𖦹 ⋆。°✩✮ ⋆ ˚。𖦹 ⋆。°✩✮ ⋆ ˚。𖦹 ⋆。°✩ "Je, gue boleh minta tolong sama lo?" "Tolong apa, Ar?" "Jagain Isyana selama gue lagi ada urusan di Surabaya. Lo tau kan sekarang ada orang yang mau buat Isyana hancur," "Gue bakal usahain buat jaga Isyana, Ar," Note : - 100% hasil pemikiran sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ada banyak kekurangan atau banyak typo yang ada di cerita ini karena ini adalah cerita pertamaku. Semoga suka dan jangan lupa vote + komen yaa! Ambil baik nya buang buruknya!
All Rights Reserved
#382
friends
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGA [TAMAT]
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • KANARA [COMPLETED]
  • Nothing Special
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • ARSAV
  • You Are My Destiny
  • Satu Langkah

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

More details
WpActionLinkContent Guidelines