scandal in revenge

scandal in revenge

  • WpView
    LECTURAS 71
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 24, 2024
terpaku pada masa lalu? hingga memunculkan dendam atas nama perasaan! bagaikan sebuah paku yang di cabut dari kayu;mau di tutupi oleh apapun bekas itu tak akan pernah hilang. sama seperti hati yang sudah terluka meski lukanya sekecil ujung jarum. perasaan dan ingatan itu akan terus ada, memunculkan rasa dendam yang tak di inginkan. "Hal yang tak pantas bukan? Menjijikan! " Tanpa disadari ucapan tadi menorehkan luka yang nyata bagi seorang gadis cantik... Dan dendam pun di mulai
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Name Is Erwinda
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • VeeNara
  • Saat Semua Sudah Terjadi Dan Penyesalan Datang Terlambat [END]
  • why you ?   ( ON GOING)
  • Siapa DIA
  • CERITA KITA S2 [DELSHEL]
  • Promise

"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido