We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bramasta dan Nada Kehidupan (Segera di Revisi)

Bramasta dan Nada Kehidupan (Segera di Revisi)

  • WpView
    Reads 477
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 12, 2024
WpInfo
Fiction
Horror
Blurb Bramasta dan Nada Kehidupan By: Esha Senja Valeria Bramasta, seorang pemuda laki-laki yang sangat terobsesi dengan seni musik atau bisa dikatakan terobsesi dengan gitar miliknya. Bramasta selalu membawa gitar ke mana pun ia pergi. Dalam setiap petikan senar, ada sesuatu yang tak bisa ia ucapkan, sesuatu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang mau mendengarkan. Satu matanya selalu tertutup, bukan karena pilihan, tetapi karena keadaan. Namun, di balik itu, matanya yang lain melihat dunia dengan caranya sendiri, dengan irama, dengan nada, dengan luka yang tak semua orang tahu. Musik adalah satu-satunya tempatnya bernaung, satu-satunya suara yang tak pernah menghakimi. Tapi apakah musik cukup untuk menutupi kenyataan yang terus mengejarnya? Atau mungkin, melodi itu justru akan membawanya pada jawaban yang selama ini ia hindari? ======================================= Hai, welcome to the new tittle and new story. Apa kabar yang masih mantengin cerita Esha? bosen ya? hehehe, janji cerita kali ini lebih niat dan akan tamat. Don't forget to vote and support me! "Izinkan diriku, menangkan hatimu." - Bramasta Varka Rakhayasa Play Song 'Tahta Hatiku' to relate this story, enjoy.
All Rights Reserved
#3
bramasta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Place Called Home
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • Naura & Lukanya
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Ex or New? [REVISI]
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • TRAUMA
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )

"seseorang yang terlalu sering disakiti, akan membangun rumah di kepalanya sendiri. tapi bagaimana jika rumah itu mulai membusuk dan menelan dirinya secara perlahan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines