Kalula's Canvas

Kalula's Canvas

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 15, 2024
Lamunan Kalula akan menyambutnya dengan gelombang kosong dan siap membawanya entah kemana. Maka, sapuan ombak yang menyentuh kulitnya, dan butiran pasir halus putih yang menggelitiknya akan siap untuk membawanya tenggelam dalam bayang-bayang berwarna. Walau kunjungan pantai malam itu memang singkat, ia berhasil merekamnya dalam kepala dan menorehkannya di atas kanvas. Tentang bagaimana seseorang yang akan selalu menyambutnya ketika terjatuh dan tersandung kesedihan mendalam. Dan tentang pintanya sebelum berpulang, bahwa pantai adalah tempat terakhir yang ingin ia sambangi bersama Kalula.
All Rights Reserved
#84
sea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selamat Bermimpi, Mal
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • Dermaga
  • sebait kenangan
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Jejak di Pesisir
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Jingga di Ufuk Barat
  • Poison Of Love

Selain ombak, Malkana menyukai apel. Cita-citanya menjadi pemilik kebun apel paling luas di dunia. Tapi baginya, mimpi manusia itu menyerupai ikan yang terjebak di dalam jaring tangkapan. Itulah mengapa daripada berusaha mengejar harapannya yang sebesar kapal pesiar, gadis tersebut lebih memilih menenggelamkan diri di lautan. Hanya saja, saat bertemu dengan Langga (baca: seniman tembikar yang kelewat memusingkan), Mal mungkin ingin kembali mencapai permukaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines