Awal pertemuan yang sederhana, dia yang memberanikan diri untuk menyapaku lebih dulu, dia yang malu malu, aku suka saat itu, sungguh.
Dia lelaki pertama yang dengan berani mencoba untuk mendekatiku.
Aku yang dingin, dan hanya dekat dengan teman satu kelas.
Namun dia datang dan merubah cara pandan ku terhadap orang banyak.
Sama seperti namanya, Chandra, ia bagaikan bulan yang menerangi ketika malam tiba. Namun tak banyak yang menyadarinya karena gelapnya malam.
"Kamu itu bulan
dan aku itu kamu"
"Dan jika, kau adalah hujan badai nan bergemuruh.
Aku adalah yang tidak memilih berteduh."
All Rights Reserved