Same but Different

Same but Different

  • WpView
    Bacaan 177
  • WpVote
    Undian 93
  • WpPart
    Bahagian 21
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sab, Jun 1, 2024
WpInfo
Fiksyen
Romantika
NB : mungkin ini kisah yang membosankan dan sering banyak di dengar semua orang. cerita ini mengisahkan tentang sebuah ikatan persahabatan yang terjalin karena mereka saling memanfaatkan. memanfaatkan? seperti untuk mendapatkan uang, mencari kebenaran, balas dendam atau bahkan untuk membebaskan diri. bagaimana? dengan cara mereka bekerjasama untuk mendapatkan sebuah harta negara yang telah dicuri yaitu "rose diamond", dengan mengandalkan koneksi, akal dan kemampuan mereka masing-masing. kendala? tentu semua itu perlu pengorbanan, mereka perlu merasakan kehilangan, pengkhianatan, bahkan cinta yang menyakitkan. berhasil kah mereka menghadapi nya? jika ingin tau, simak kisahnya!!
Hak Cipta Terpelihara
#175
teorikatapublishing
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • " 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 "
  • Petualangan Dream Team 2
  • ON REMEMBERING
  • WHISPERS OF THE FORGOTTEN [HIATUS]
  • Namamu Tak Pernah Disebut Ibu
  • Yang Tak Pernah Ada
  • ETHEREST
  • Lolipop berdarah

Bercerita tentang kehidupan seorang anak dari keluarga blasteran Jerman-Tionghoa yang miskin, ia memiliki cara pandang yang berbeda terhadap dunia sejak dirinya masih kecil, tepatnya di bangku Sekolah Dasar. Di bangku dasar, ia menghadapi kenyataan pahit tentang lingkungan sekitarnya, yaitu pengucilan dan perundungan. Di lingkungan rumah, keluarganya mengalami pengucilan oleh warga sekitar karena diri mereka yang berbeda. Di sekolah pun juga, teman-teman di sekitarnya termasuk dirinya banyak yang mengalami perundungan oleh para siswa nakal. Setelah melalui lamanya masa penindasan sedari kelas 1 SD, akhirnya dirinya mulai bertindak serius untuk mengadakan perlawanan terhadap para perundung itu. Ia pun mempersatukan semua temannya yang tertindas untuk melawan perundungan di sekolah itu dan menunjukkan bahwa minoritas bukanlah suatu kekurangan. Ia ingin menunjukkan bahwa menjadi minoritas bukan berarti mereka lemah. Namun, cara yang digunakan anak itu sangat ekstrem. Karena memang dirinya mempunyai pandangan yang berbeda dengan orang lain. Dari situlah dirinya mulai berkembang menjadi apa yang ada pada dirinya sendiri, tetapi hal itu jugalah yang merupakan gangguan yang dimilikinya... Melampaui batasan-batasan moral, dirinya mengalami konflik emosional yang dilematis. Cara yang baik dan jahat. Manakah jalan yang ia pilih?

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Kandungan