Kekasih Halal

Kekasih Halal

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 22, 2024
Diumur 27th, Zaina menghadapi dilema, dimana semua teman-temannya telah berumah tangga, dan memiliki anak. Sementara Zaina masih sendiri menikmati hidupnya dan belum memiliki kekasih hati. Di tengah desakan orang tua yang menyuruhnya segera menikah, Zaina mendapatkan DM dari Zayyan, teman SMA-nya, mengajak dirinya untuk menjalin hubungan yang serius. Akankah Zaina menerima ajakan Zayyan??? Sementara jauh di lubuk hati Zaina masih ada nama Zaki yang terukir meski keberadaan laki-laki itu entah dimana.... *Cerita ini hampir mirip dengan RMK, Bisa dikatakan RMK versi dewasa ya gaesss....
All Rights Reserved
#493
menikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Cinta yang tak terlupakan
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • ZAYNE Terjadi Setelah Cinta [ ON GOING]
  • AGRA (Diam-diam menikah denganmu)
  • The secret of love (tahap pembuatan)
  • IDOLA GAMBUS - Bingkai Rindu Alkahfi
  • Love In Pesantren 2
  • Imam untuk Zannah [END]

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines