Killer Dream

Killer Dream

  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 22, 2024
Aku menelan ludah dengan susah payah ketika melihat tubuh bapak tergeletak lemah di tengah jalan. Darah segar mengalir deras di perut bapak. Benci, kecewa, perasaan bersalah bercampur menjadi satu serta menyeruak di dada. Aku menatap tajam seorang lelaki bertutupkan topeng di wajahnya. Jacket hitamnya berlumuran darah, tetapi itu bukanlah membuatnya takut. Malahan dia tertawa terbahak-bahak seakan-akan dia merasakan kesenangan karena sudah membunuh bapak. "Maafkan aku, bapak kamu sendiri yang menyerangku terlebih dahulu," ujarnya sambil menggenggam erat pisau yang bernoda cairan merah tersebut. Dia mendekat dan berbisik ke arahku. "Bangunlah, kamu sedang bermimpi. Aku tidak akan mungkin membunuh orang yang paling kamu sayangi." .... Apa yang dikatakannya barusan memanglah benar. Tiba-tiba saja aku terbangun di sebuah ruangan yang tak asing dalam penglihatanku. Ini kamarku sendiri, aku menoleh ke sana ke mari. Berharap melihat lelaki yang berada dalam mimpiku. Apa yang sebenarnya terjadi? Sudah berkali-kali aku memimpikan hal yang sama. Siapa orang itu sebenarnya? Apa dia orang yang kukenal. .... "Pak, aku pengen bapak nggak usah kerja dulu. Semalam aku mimpi kalau bapak meninggal." "Itukan mimpi, lagian bapak kalau enggak kerja. Nanti atasan bapak marah. Kamu mau bapak dipecat?" "Tapi, pak ..." .... Aku tidak salah mendengarnya. Dalam mimpiku ada suara radio yang memberitahukan bahwa pada hari itu tepat pada tanggal 11 Desember 2022. Yah, hari ini juga tanggalnya sama dengan mimpiku. .... "Bapak!" Aku menangis sejadi-jadinya melihat hal mengerikan di depanku. Mimpi itu benaran terjadi. Orang yang ada di dalam mimpiku juga berada di sana. Dia sedang berdiri dengan pakaian yang dikenakannya sama persis seperti yang kumimpikan semalem.
All Rights Reserved
#212
pensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pagi Di Waktu-Waktu Tertentu [END]
  • Penguasa Alam Ghaib
  • Juki and His New Life (End)
  • Agape [FANTASI KERAJAAN]
  • 7 Detective || [PRE ORDER!!!]
  • Gelombang Pasang (TERBIT)
  • Retislaya || 𝐇𝐞𝐧𝐝𝐞𝐫𝐲 𝐖𝐚𝐲𝐕
  • DREAM
  • Silent Prison

Pagi Di Waktu-Waktu Tertentu mengisahkan tentang hubungan LDR yang aku jalani dengan salah seorang laki-laki yang pernah aku temui dalam suatu aplikasi datting aps namun aku lebih sering menyebutnya sebagai friends aps. Disana aku dipertemukan dengan sosok Pagi, tentu bukan nama asli. Kami saling bertukar cerita, pikiran, dan pengalaman. Virtual mengubah rasa nyaman menjadi semakin tak terkendalikan. Virtual memang aneh, bagaimana mungkin rasa nyaman dapat timbul sebelum kamu tau rupa dari lawan bicamu? Jarak yang jauh membut kami harus berusaha satu sama lain agar kami bisa bertemu. Bagiku bertemu sosok Pagi di virtual bagaikan bertemu 'pagi hari' yang senantiasa mengakhiri mimpi buruku. Namun, di waktu-waktu tertentu seperti siang, sore dan malam tentu tak akan sama dengan Pagi. Pagi hari yang datang silih berganti. Lantas bagaimana hubungan ini bisa bertahan? Yuk baca cerita selengkapnya! Note: Sebagian cerita di ambil dari kisah nyata, sebagian lagi hanyalah fiktif belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines