Titik Pusat

Titik Pusat

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 16, 2024
Mungkin pesan bisa di balas besok, lusa, 1 minggu, 1 tahun, 2 tahun kemudian. Apakah berlaku untuk perasaan yang sudah menunggu bahkan lebih dari 8 tahun? Apakah perasaannya juga terbalas? Kata orang mau sedekat apapun kalau memang masanya udah habis semesta pun tidak akan mempertemukan kembali. Apa itu berlaku juga untuk mau sejauh apapun tapi kalau memang ada yang belum selesai pasti di pertemukan? Entah hanya perasaan kagum atau lebih dari itu, kalau kagum mengapa hingga 8 tahun lamanya tak kunjung pudar? Story by: itsnbula Cover illustration belongs to ngodinh157 on pinterest (not mine). ***
All Rights Reserved
#29
titik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oon in Action
  • Expression [Completed]
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • Hujan Bulan Juli
  • A Game to Make Him Fall
  • Sketcher's Secret
  • Andin [ˢᵉ૧ᵘᵉˡ ᴳⁱˡᵈᵃ]
  • Garis Singgung
  • I STILL LIKE YOU <Forever I Want> | ETINAZNATT✓

Tidak ada yang Oninda lebih sukai daripada es krim dan Melvin hingga rela dirinya diberikan nama panggilan Oon oleh sang pujaan hati. Namun, ketika Melvin pindah menjadi guru pengganti, Oon mengira ini kesempatan bagus agar lebih dekat, meski dia tidak tahu bahwa hal itu akan jadi ancaman untuk hubungan mereka. *** Sejak umur empat tahun Oninda sudah mengenal Melvin dan sejak itu pula Oninda mulai menyukainya. Meski bertahun-tahun Melvin menghindarinya, tidak mengacuhkan Oninda, hingga ikut memanggilnya dengan sebutan Oon yang tidak dia sukai. Ketika salah satu guru harus mengambil cuti melahirkan dan Melvin harus menjadi guru pengganti di sekolah Oon di sela kuliahnya, gadis itu melihat kejadian ini sebagai kesempatan yang bagus untuk mendekati Melvin. Mulai dari menyapanya setiap hari, bertemu di ruang kelas, hingga kesempatan untuk bisa berangkat dan pulang bersama. Namun, tampaknya semua tidak berjalan semulus yang Oon mau, bukan hanya Melvin yang ternyata diam-diam menyukai teman kuliahnya, tapi juga ada gosip yang mengancam hubungannya dengan Melvin yang belum mencapai garis start! Apakah Oon harus menyerah atas cintanya demi reputasi Melvin?

More details
WpActionLinkContent Guidelines