BLOOD IN THE MOONLIGHT

BLOOD IN THE MOONLIGHT

  • WpView
    Bacaan 21
  • WpVote
    Undian 4
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Jul 12, 2024
WpInfo
Fiksyen
Paranormal
Menceritakan tentang seorang gadis bernama Asa yang sebelumnya ceria dan kini berubah seratus delapan puluh derajat bagaikan neraka. Semua bermula saat ia bertemu dengan Demian, sosok yang tampak manusia. Namun, menyimpan kegelapan yang tak terduga. Dalam sekejap, Asa terjerat dalam jaring dosa besar, menjadi saksi bisu atas rahasia kelam yang mengancam hidupnya. Dengan segala cara, Asa mencoba untuk berjuang untuk mencari kebebasan yang telah direnggut secara paksa.
Hak Cipta Terpelihara
#758
obsesi
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Horibble Woman (END)
  • The Cursed Classroom ( Tamat )
  • CLARISSA(Proses Revisi)
  • LOST SIGNAL
  • Tabir Cinta Zannufa
  • Sandyakala
  • HALOALKANA
  • Mafia Is My Dream || END
  • Obsesi Stalker Gilaku
  • Shadow Scent (END)

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi