THE REAL DEVIL(Revisi)

THE REAL DEVIL(Revisi)

  • WpView
    Reads 14,094
  • WpVote
    Votes 903
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 6, 2024
Seorang gadis spesial polos,nerd ramah dan bertingkah hanya kepada orang terdekat bernama Lalisa B Manoban mencintai seorang gadis keluarga konglomerat berdarah dingin yg benar benar tak memiliki hati bahkan kedua orang tuanya dulu di bunuh oleh seorang psycho berdarah dingin ketika melihat darah psycho tersebut akan menggila dengan fantasinya. Apakah lalisa akan bertahan dengan gadis berdarah dingin tersebut? "Apa aku mencintainya??"Lalisa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROblem ✓
  • My cold ketos [jenlisa] ✔️
  • MAIDSERVANT (G!P)
  • RETALIATION
  • DREAM : MANOBAN FAMILY (JENLISA)
  • Stay With Me(jennie Kim)
  • My Childish Girlfriend (SHORT STORY)
  • Home?
  • Crazy CEO {JenLisa} (End)

"Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam cerita besar dunia, tapi aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk memeluk mereka." Choi Jisoo berhati batu telah melunak karena rasa bersalah. Yang masih salah, dia melakukannya setengah-setengah, karena hatinya penuh keraguan, tak punya pendirian, seringkali meyakini hal yang salah, dan mudah terpengaruh. "Aku mungkin gila, tapi tidak sebodoh itu." "Aku mungkin bodoh, tapi tidak segila itu." Choi Jennie dan Choi Chaeyoung sedang saling memunggungi. Kini penuh perbedaan, tapi sebenarnya sama. Sama-sama gila dan bodoh. Mereka adalah si pelanggar aturan yang berusaha berubah menjadi manusia penuh pengertian. "Aku adalah aku. Aku tidak ingin berubah, tapi keadaan memaksaku. Tidak semuanya, aku masih melihatmu." Choi Lisa masih minim kepercayaan diri, tapi ingin membuat semua orang melihat ke arahnya dengan rasa kagum. Sepandai tupai menyembunyikan kacangnya, semahir itulah Lisa menutupi perasaannya. Satu-satunya yang tidak berbeda dari mereka adalah kemarahan. Mungkin waktu dan pengalaman akan membuat mereka lebih belajar cara mengendalikan lidah setajam pedang yang tidak mungkin berkarat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines