Ijinkan Ku Melepasmu

Ijinkan Ku Melepasmu

  • WpView
    Reads 2,655
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 20, 2015
"Nit, Lu kemana aja? Gua kira Lu nyasar," omel Tony ketika aku kembali ke basecamp kami di Daan Mogot. "Ish....kamu mah terlalu parno, Ton. Aku cuma pergi ke warung pojokan sono bentaran doank," kataku sebel "Gua kira lu ngilang bareng kenzin. Soalnya si Kenzin juga ngilang," seloroh Johan yang langsung sukses membuat semua penghuni basecamp terbahak-bahak "Lha, si Ken ngilang trus apa hubungannya denganku?" kataku sewot ke Johan. "Kali aja Nit. Kita kan hanya menebak," kali ini Adi ikut berbicara "Bodo," kataku sewot "Cieee....ada yang ngambek. Jo, jangan-jangan tadi Kenzin ingkar janji, ga ketemu Nita, akhirnya kita de yang kena sasaran empuk, "sahut Tony menambahkan "Iya.. lu bener banget, Ton. Hadeuuhh....si Kenzin memang harus dididik lagi,"kata Johan ketawa ketiwi ga jelas "Ishh....dengerin kalian mah bisa capek ati aku," sahutku sambil ngeloyor "Nita, mereka ga bermaksud jahat kok. Mereka hanya perhatian sama adik kecil mereka," Yanghin menambahkan "Perhatiannya mereka tu bikin merinding disko kali, Ko," kataku sambil melirik ke arah mereka. Gerombolan si Berat "Nah lu, Ton, adik kita ni sudah bisa disko," seloroh Johan dengan muka sok serius. "Jangan-jangan private sama kenzin kali ya,"kata Tony yang membuat penghuni basecamp kembali bergetar "Udah kalian memang jahil, ga bisa liat adik kita ni diem. Nanti kena damprat tu sama Kenzin," dan kata-kata Yanghin pun sukses mengocok perut semuanya "Koooo......apa maksudnya tu," kataku melotot ke Yanghin "Ga ada maksud apa-apa adikku sayang," kata Yanghin lembut "Tahu ah, capek sama kalian mah," kataku ngeloyor pergi. "Lu selalu bilang capek dek, tapi tetep aja betah sama kita-kita,"kata Johan yang disambut tawa semua penghuni Aku mengindahkan apa kata mereka dan terus berjalan keluar. Pengen aku jitak ni orang ya, kalau ga inget kualat, batinku. Dasar pada ga inget umur yee.... Suka jahil dan ga bisa liat aku duduk diem gitu ====================================== Hai..hai... Ini cerita pertamaku. Sorry kalau gaje
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • Naughty Nanny
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • THE CLIMB [Completed]
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Sergio | Haechan
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)

"Gue enggak tau dia suka sama lo atau enggak, lo taulah si Bima itu pemilih orangnya," "Lo tau pacar Bima?" Tanya Mimin, ia meneruskan perjalanannya menuju manara BCA di Thamri. "Tau lah, gue udah kenal dia lama," ucap Gista lagi. "Kenapa lo enggak pacaran sama dia aja," Mimin memarkir mobilnya di basement. "Ya enggaklah, gue enggak mau ngancurin persahabatan gue sama dia. Bima itu orangnya cepat bosenan, pacarannya sebulan doang, ada yang baru dua minggu, paling lama tiga bulan. Lebih baik kayak gini, dibawa asyik aja," ucap Gista. Mimin lalu mematikan mesin mobilnya, ia melirik Gista. "Lo udah kenal dia lama?" Tanya Mimin penasaran. "Udahlah," "Setau gue nih Gis, kalau cowok bersahabat dengan cewek itu berdasarkan ketertarikan. Sedangkan cewek bersahabat dengan cowok itu berdasarkan kenyamanan," "Persahabatan antara lo sama Bima itu bullshits tau enggak sih !. Enggak ada yang murni benar-benar ada sahabat seperti itu. Lo nyaman sama dia bertahun-tahun, tanpa memiliki romansa itu bohong. Gue yakin, dia alasan lo enggak pacaran," ucap Mimin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines