Glory Aylis​ [Love Story]

Glory Aylis​ [Love Story]

  • WpView
    Reads 433
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 29, 2024
Selama 3 tahun Aylis disakiti Hayden namun Aylis tetap mencintai Hayden hingga akhir hayatnya. Hayden yg dipenuhi penyesalan diberi kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan nya terhadap Aylis. ⚠️warning! ⚠️ ➪Banyak Typo mungkin ➪semua gambar dari printerest/google:) ➪up tak menentu ➪character akan bertambah seiring berjalan nya cerita
All Rights Reserved
#420
timetravel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembayung Terakhir
  • Love Story
  • Forevermore
  • Saat semua pergi
  • The Cruel Boy
  • She Manja (Complete) Proses Revisi
  • SEANNA [ON GOING]
  • Secret Behind Marriage (Completed)
  • Take Me Back!
  • Auzi's second life [TERBIT]

Lembayung Rinai Kayana. Wanita itu tidak menyangka bahwa hidupnya dalam sekejap hancur berkeping-keping setelah mengetahui fakta menyakitkan tentang suaminya-Arras Galama Ravin. Kayana pikir, Arras juga mencintainya. Ternyata semua itu hanya kepalsuan setelah Arras menjadikan objek balas dendamnya atas apa yang terjadi di masa lalu pria itu. Fakta lainnya juga, ketika mengetahui bahwa Arras juga adiknya Karumi memiliki hubungan khusus. Fakta yang ia ketahui di sisa hembusan napasnya. Lalu keajaiban datang, Kayana kembali ke 5 bulan sebelum tragedi menyakitkan itu menimpanya. Di sisa waktu yang ia miliki, Kayana berjanji akan menjauh dari edaran Arras. Termasuk mengembalikan segala aset yang ia miliki karena Arras lebih berhak memilikinya. 🍀🍀🍀 "Sekarang kamu sudah resmi jadi CEO, sekarang bisa lepaskan aku?" pinta Kayana dengan jari yang tanpa sadar memilin ujung bajunya. Harapannya setelah seluruhnya berada di tangan Arras, maka pria itu akan mengampuninya. Iya kan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines