Bullying di era digital!!!

Bullying di era digital!!!

  • WpView
    Reads 381
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Sep 29, 2024
" tertawa bukan berarti,aku baik-baik saja." "Maksudnya?" "Aku nggak yakin,apa setelah kita mengetahuinya.apa kita bisa tertawa bersama, di atas fakta yang menyakitkan." Manusia hidup penuh dengan rahasia,layaknya lautan. yang hanya bisa kita ketahui 5 % dan tersisa 95% rahasia yang tidak bisa kita ketahui. Sedekat pantai pada lautan,tetap lautan akan selalu menyimpan rahasianya. Sedekat apapun kita, pertemanan atau bahkan keluarga sekalipun. Akan menyimpan rahasia nya sendiri. Sedalam nya lautan,seluasnya samudera. Jangan sampai kau tenggelam pada rahasia yang kau simpan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Hai, Rain || HUANG RENJUN
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Nabasthalassa
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2
  • acalapati
  • Raina Maramitha
  • HUSBAND🔞 || END✓
  • Kemana Arah Pulang?

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines