Tunangan Ketua Geng

Tunangan Ketua Geng

  • WpView
    GELESEN 185
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Jan. 16, 2025
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Lepasin gue Atalla!" Alara menarik kuat tangannya yang di genggam Atalla. Kedua remaja itu sedang berada di bawah tangga gedung belakang sekolah, "Lo milik gue, jangan deket-deket cowok lain!" Ucap tegas Atalla. "Jangan sok ngatur hidup gue! Lo bukan keluarga gue!" Balas Alara tak kalah tegas. Atalla maju satu langkah membuat tubuh Alara semakin mepet kedinding belakangnya. dengan gerakan lembut Atalla membelai puncak kepala Alara. "Gue gak suka milik gue dideketin cowok lain, dan lo adalah tungan gue yang berarti lo itu milik gue. Ngerti sayang?" Ucap Atalla lembut dengan tatapan dalam pada kedua manik hazel itu. "Baru tunangan aja belagu banget!" "Yaudah nanti malam aku kerumah, kita nikah minggu depan!" Setelah mengatakan itu Atalla memutar tubuh dan melangkah meninggalkan Alara yang menahan kesal padanya.
Alle Rechte vorbehalten
#129
cintasma
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • tentang sebuah rasa
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • My possesive boyfriend
  • this is me
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • My Quuen is Bad Gril
  • Rendra & Lila [END]
  • Horibble Woman (END)
  • ALRES [SELESAI]

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien