Tunangan Ketua Geng

Tunangan Ketua Geng

  • WpView
    Dibaca 185
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 16, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Lepasin gue Atalla!" Alara menarik kuat tangannya yang di genggam Atalla. Kedua remaja itu sedang berada di bawah tangga gedung belakang sekolah, "Lo milik gue, jangan deket-deket cowok lain!" Ucap tegas Atalla. "Jangan sok ngatur hidup gue! Lo bukan keluarga gue!" Balas Alara tak kalah tegas. Atalla maju satu langkah membuat tubuh Alara semakin mepet kedinding belakangnya. dengan gerakan lembut Atalla membelai puncak kepala Alara. "Gue gak suka milik gue dideketin cowok lain, dan lo adalah tungan gue yang berarti lo itu milik gue. Ngerti sayang?" Ucap Atalla lembut dengan tatapan dalam pada kedua manik hazel itu. "Baru tunangan aja belagu banget!" "Yaudah nanti malam aku kerumah, kita nikah minggu depan!" Setelah mengatakan itu Atalla memutar tubuh dan melangkah meninggalkan Alara yang menahan kesal padanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#304
cintapertama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Marga Alvarezka
  • My possesive boyfriend
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️
  • ARDEV
  • My Quuen is Bad Gril
  • Rendra & Lila [END]
  • this is me
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • ALRES [SELESAI]

Tentang gadis cantik, putri satu-satunya dari keluarga dengan Marga Alvarezka. Ayyara Aqila Alvarezka. ________________ "Gue mau lo batalin pertunangan kita!" Cowok yang hendak masuk kedalam ruang Osis itupun membalikkan badannya, mengurungkan niat untuk membuka pintu. "Bakal gue lakuin kalo lo bisa geser posisi peringkat gue," balasnya tersenyum miring. "Lo ngeremehin gue?" tanya Ayyara. "Gak. Kapan emangnya gue pernah remehin putri bungsu keluarga Alvarezka?" Ayyara berdecak kesal, kenapa dia harus mempunyai tunangan seperti cowok ini sih? "Buktiin! Gue tunggu hasilnya," raut wajah cowok itu kembali datar, tangannya beralih memegang handle pintu. ****** "Lo menang Ay," lirih cowok itu. "Lo berhasil geser posisi gue tahun ini, bahkan juara umum tahun ini jatuh ke tangan lo. Cepat bangun Aya-nya Zayyan, gue mau tepati janji gue." Zayyan mengambil sebelah tangan Ayyara yang tak terpasang infus, mencium punggung tangan itu berulang kali. "Ay, Lo harus tau. Gue kalah. Gue kalah sama perasaan gue sendiri." adunya. "Happy birthday my love, mungkin hadiahnya nanti pas lo bangun lo bakal dengar berita pertunangan kita yang batal." *****

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan