Last One

Last One

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, May 17, 2024
menceritakan tentang kisah percintaaan yang banyak plot twist dan sebenernya jodoh kita itu adalah orang-orang terdekat kita tanpa kita sadari dan tanpa kita pahami. ini ceritanya bermula dari aku yang beranjak Sd dan mulai menyukai seseorang pria bernama "dheva" cerita ini adalah cerita asli dari saya noted : semua nama asli pemain saya ganti kecuali nama saya,sahabat dan kekasih saya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karaline _ You're An Extra TAMAT
  • Cinta di Atap SMA
  • Rainbow in The Night : First Relationship
  • Penyangkal Takdir
  • Lembayung Terakhir

Pembelian bisa cek di bio ku yah : ________ Karaline atau kerap dipanggil Kara, tak pernah menyangka bahwa di usianya 17 tahun ia berada di dunia novel dengan judul "Obsession Gindra", ia terjebak oleh pusaran emosi dari laki-laki yang berstatus sebagai sahabat kecilnya. Memasuki sebuah novel akibat kesalahan dalam penelitian sontak membuat Karaline bingung untuk memikirkan cara kembali ke dunia nyatanya, terutama akhir dari figuran ini mati dengan hati tercabik-cabik. Lalu jalan apa yang harus dihadapi Karaline agar ia bisa kembali ke dunia nyata. . ? ______ "sampai kapan?" Pertanyaan dengan sarat akan lelah seketika membuat orang disampingnya menoleh kearah gadis berambut sebahu itu "apa kamu belum nyerah?" "Jangan mulai lagi Kar! Gue dah bilang Lo engga perlu ikut campur urusan gue. . ." Karaline Rhys gadis tanpa tau asal-usul dirinya yang harus terjebak oleh jeratan laki-laki penuh obsesi pada gadis bermata safir. Kara tidak menjawab, rasa lelah membuat suaranya terhempas entah kemana. Tatapan itu melembut bersama netra hazel yang semakin mengembun dikala laki-laki disampingnya pergi begitu saja tanpa mau menoleh meski hanya sebentar. "Ah! Padahal aku bertanya pada hati ku sendiri" gumam Kara tak kuasa menahan air mata yang telah menupuk pada kedua kelopak matanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines