REIVA [ON GOING]

REIVA [ON GOING]

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 20, 2024
Areva Rana Kaliza Gunawan gadis berusia 19 tahun,anak paling kecil dari 3 bersaudara. Gadis cantik dengan rambut panjang dengan dua lesung pipi, harus jatuh cinta dengan seorang Reinal yang berbeda keyakinan dengannya "jalani aja dulu, nanti kita liat bareng kedepannya siapa yang mau pindah agama" Kisah yang awalnya penuh tawa dan kebahagiaan selama 2 tahun hancur dalam satu malam. Dengan kedatangan orang ketiga yang membuat semua kian marak dan menjadikan Rainal tempra mental terhadap Reva. "akhirnya aku paham Rei, kamu lebih milih cewe itu dari pada aku kan?" "baguslah kalau paham, lagian beda agama juga kan!"
All Rights Reserved
#144
ketuageng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit kita tak sama
  • PELABUHAN TERAKHIR  [END]
  • Maaf, Aku Pilih Tuhanku
  • Renjana
  • Kita yang Tak Sama (Sudah Revisi)
  • PERBEDAAN
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Nabilah
  • Rasa Yang Sama Dan Agama Yang Berbeda(END)
  • Berakhir Ikhlas [vakum]

**Sinopsis** Sinopsis - Langit Kita Tak Sama Alya, seorang muslimah yang taat dan berhijab, bergabung dengan komunitas relawan bencana alam demi menguatkan empati dan memperluas pengalaman hidupnya. Di sana, ia bertemu Revan, seorang pembina wihara yang juga relawan aktif. Revan berbeda dari laki-laki yang pernah ia temui-tenang, bijaksana, dan penuh kasih. Meski berasal dari keyakinan yang berbeda, mereka merasa ada ruang yang sama dalam nilai-nilai kemanusiaan. Kedekatan mereka tumbuh dari hari ke hari, melewati batasan formalitas dan mulai menyentuh sisi pribadi. Namun, cinta yang muncul perlahan berubah menjadi pergolakan batin. Alya mulai dihantui rasa bersalah karena ini keyakinannya mengajarkan batas yang tegas dalam hubungan beda agama. Sementara Revan, meski memahami perbedaan spiritual mereka, tidak bisa membohongi ketulusan hatinya. Saat cinta dan keimanan mulai bersinggungan, keduanya harus mengambil keputusan: mempertahankan kedekatan dengan segala resikonya, atau melepaskan demi menjaga kedamaian hati masing-masing. Pada akhirnya, mereka sadar-sebanyak apa pun mereka saling mencintai, langit tempat mereka berdoa tetap tak sama. Tapi cinta yang lahir, tetap suci, walau tak harus memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines