Jika
  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 10, 2024
WpInfo
Fiction
Historical
Entah zaman kembali mundur ke masa penjelajahan samudera atau manusia yang justru menjadi terbelakang, di abad 21 ini, semua orang masih tergila-gila 3G: Gold, Glory, Gospel (Harta, Tahta, Agama)-motif bangsa Eropa datang ke Indonesia. Tiga hal yang menjadi penyelamat umat manusia, tapi juga menutup semua jalan bagi orang yang tak memiliki apa-apa dan bukan siapa-siapa. Sering kali, seorang perempuan bernama Jawsoen bermimpi: bagaimana jika ia bisa mengubah sejarah, dengan menelusuri jejak masa lalu, dan mengubah nasibnya? Ketika harapan itu hampir padam, datang sebuah kesempatan yang mungkin bisa mengubah hidupnya. Mungkinkah ini kesempatan yang ia tunggu, atau justru jebakan yang akan menghancurkan segalanya?
All Rights Reserved
#6
novelpendek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Golden Age
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)
  • The Demon General & The Saint's Successor [END]
  • Cinta 10 Warna
  • Perjalanan Patah Hati
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • Catatan sang Musafir (Completed)
  • Flower and the Crown
  • Lost and Found

[Science-Historical fiction] [Sedang dalam tahap revisi besar-besaran] Semua masa di bumi memiliki masalahnya masing-masing. Dan manusia-manusia yang hidup pada masanya, memang ditakdirkan untuk mampu bertahan di masa tersebut. Pallavi baru saja meninggalkan kampung halamannya di Indonesia dan pindah ke negara ini bersama kedua orang tuanya. Ia tinggal di tempat yang baru, belajar di sekolah baru, dengan lingkungan baru, serta mendapatkan teman-teman baru. Anak perempuan usia dua belas tahun, jujur saja, hal menarik apa yang bisa kita harapkan dari kisahnya? Bertemu dengan peri? Mendapat kekuatan ajaib? Berbicara dengan orang yang dipercaya sudah mati? Oh, jangan begitu jauh, ini bukan fantasi. Berbagai masalah yang muncul dalam kehidupannya, merupakan estetika unik tersendiri yang patut disyukuri dan diambil pelajarannya. Mungkin, belahan bumi bagian barat dengan para muslim masih tidak dapat disatukan dengan begitu baik, namun, di lingkungan yang baru ini, Pallavi belajar bagaimana caranya mempertahankan keimanannya sebagai seorang muslim. Berada di masa-masa yang sulit, membuat siapapun akan memimpikan masa-masa kejayaan. Namun jika masa kejayaan Islam di abad pertengahan juga menghadapi kehancurannya, akankah dirinya merasakan masa kejayaan yang serupa? Pallavi dan teman-temannya terlahir dan bermimpi sebagai cendekiawan. Tetapi jika apa yang dibutuhkan mereka untuk menghadapi masalah antara hidup dan mati adalah dengan menjadi seorang petarung, apakah mereka masih dapat mewujudkan mimpi mereka? Berbagai kejadian yang menyenangkan tetap ada, walaupun yang pahit turut ikut serta. Dan ternyata, siapapun dapat menyelesaikan masalah dengan peran mereka sendiri. Jadi, apakah dengan masalah kali ini, para sejarawan mau mencatat nama-nama mereka sebagai orang-orang baik? Oh, ada sebuah petunjuk! Yaitu: ketika sekelompok semut kehilangan pemimpinnya, mereka hanya akan berjalan berputar-putar sampai mereka mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines